Manager legal, PT CNI Kenny Rochlym

Kolaka, Koransultra.com – Lantaran tulisannya yang dianggap bukan karya jurnalistik serta dituding mencemarkan nama baik, salah seorang calon anggota legislatif asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kolaka Dadang Firmanto dipolisikan oleh pihak perusahaan tambang PT. Ceria Nugraha Indotama (CNI).

Manager legal, PT CNI Kenny Rochlym membenarkan jika pihak PT. CNI sudah melaporkan oknum caleg tersebut.

“Tadi sudah dilaporkan ke Polres Kolaka. Saat ini Polisi masih sementara di BAP terkait laporan tersebut,” ujar mantan Ketua PWI Kolaka Senin (8/4).

Menurut Kenny, Oknum caleg tersebut telah membuat opini yang menyudutkan pihak perusahaannya.

“Tulisannya yang sudah di share kiri kanan itu adalah opini dari seorang caleg, bukan karya jurnalistik. Sesuai surat edaran Dewan Pers No 02 tahun 2018 tgl 16 Agustus 2018 bahwa Norma yang berkaitan dengan jurnalis yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif atau anggota DPD, ataupun menjadi anggota tim sukses partai atau tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden calon anggota legislatif atau anggota DPD, ataupun menjadi anggota tim sukses partai atau tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden adalah mengundurkan diri secara permanen dari profesi jurnalistiknya,” jelas Kenny.

Lebih lanjut Kenny menuturkan jika tugas utama wartawan adalah mengabdi pada kebenaran dan kepentingan publik. Karena itu ketika seorang wartawan memutuskan menjadi Caleg, Calon DPD, atau tim sukses, yang bersangkutan telah kehilangan legitimasi untuk kembali pada profesi jurnalistik.

“Karena secara legitimasi, dia bukan lagi jurnalis. Makanya kita laporkan atas pelanggaran undang-undang ITE, menyebar berita hoax atau bohong,” ungkap Kenny pada sejumlah awak media di Kolaka.

Dia juga menyatakan jika pihak PT. CNI merasa dirugikan dengan opini tersebut, ditengah pemberitaan media media nasional dan lokal terkait komitmen PT. CNI membangun smelter dengan menggandeng BUMN.

“Coba lihat semua media nasional maupun lokal, komitmen membangun smelter jelas beritanya hari ini, kok malah ada caleg yang membuat opini bahwa kita lakukan pembohongan publik,” terang Kenny sembari memperlihatkan sejumlah media yang mempublis komitmen PT. CNI membangun smelter.

Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP. I Gede Pranata Wiguna membenarkan jika pihak PT. CNI sudah membuat laporan terkait hal tersebut. “Iya, benar sudah dilaporkan hari ini,” ujarnya singkat.

Untuk diketahui, caleg DF membuat berita Terkiat PT. CNI dengan judul BADKO HMI SULTRA Tuding PT.Cerindo Lakukan Pembohongan Pada Rakyat Kolaka yang diunggah dalam laman www.kolakaonline.com serta disalasatu halaman disosial media Facebook.

Atas dasar itulah pihak PT. CNI kemudian membuat laporan polisi karena dianggap merupakan berita bohong atau hoax yang dibuat seorang caleg.(Redaksi)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here