Memperingati Hari Buruh Sedunia ‘May Day’, Ratusan Massa Beraksi

Baubau, Koransultra.com – Hari buruh sedunia atau dikenal ‘May Day’ disambut aksi oleh ratusan massa, salah satunya dari Barisan Orator Mahasiswa Kepulauan Buton (BOM Kepton) bersama elemen masyarakat menuntut upah (gaji) buruh sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Sempat timbul gejolak saat massa dari kaum buruh, aktivis mahasiswa se-Kota Baubau, aktivis LSM saat melakukan aksi mengklaim pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja, menuntut kepada pemerintah agar keadilan ditegakkan kepada buruh khususnya yang ada di Kota Baubau.

Orasi dari Ketua BOM Kepton La ode muhammad syai Roziq Arifin biasa disapa Laode Pendemo sempat membuat frontal massa yang langsung menyerbu Kantor Disnaker Kota Baubau,

“Ini sebagai bentuk ketegasan kepada pemerintah dan para pengusaha agar supaya keadilan dan kemakmuran demi kesejahteraan para buruh harus di hargai dan di hormati sebab tanpa buruh sistem perekonomian dunia akan sangat melemah, tanpa buruh sistem perekonomian Negara indonesia dan kota baubau akan melemah”. Kecam Laode

Kericuhan sempat terjadi didalam kantor Disnaker Kota Baubau, namun itu tidak lama terkondusifkan. Terlihat anggota Kepolisian dari Polsek Wolio dan Polres Kota Baubau berjaga dilokasi aksi.

Aksi heroik ini mengungkap berbagai peraturan perundang-undangan demi keadilan buruh, baik itu standar upah minimum hingga perlindungan hukum pekerja, yakni menerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Memperingati Hari Buruh Sedunia ‘May Day’, Ratusan Massa Beraksi

Saat ini diketahui, ada 676 perusahaan kota baubau dengan jumlah buruh sekitar 5.000 orang, lanjut Laode “Hasil temuan kami masih banyak karyawan yang rata-rata hanya di gaji sampai 700 ribu hingga 900 ribu perbulan dan masih banyak karyawan yang belum memiliki BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan, ini merupakan kuatnya indikasi kongkalikong antara pemerintah dan para pengusaha untuk menginjak injak hak buruh”, Ucap dalam orasinya.

Beberapa peraturan yang terpaut bagi keadilan dan kesejahteraan buruh, yakni UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 88 ayat 1 dan Pasal 6, Permenakertrans No. 7/2013 tentang upah minimum pasal 1 ayat 2, pasal 15 ayat 1 dan pasal 16 ayat 1, Pergub Sultra No. 69/2018 pasal 90 ayat 1.

Sebelum massa aksi bubar, mereka meminta supaya DPRD Kota Baubau dan Walikota Baubau segera mengevaluasi kerja Kadis Tenaga kerja Baubau dan copot mereka dari jabatannya bila mana tidak mampu menjalankan tugas, serta memanggil pengusaha dan mencabut izinnya bila mana tidak mengindahkan amanat UUD 1945 dan segala peraturan dibawahnya dan ketika 3×24 jam tuntutan kami tidak di indahkan kami akan melakukan penyegelan seluruh toko-toko pengusaha yang tidak ikut perintah perundang-undangan.

Dimana diketahui, bahwa sejarah lahirnya hari buruh disandingkan dengan peristiwa unjuk rasa yang menuntut kenaikan kesejahteraan bagi para buruh, terjadi pada 4 Mei 1886 di Chicago AS yang menewaskan 8 orang buruh dan ratusan lainnya luka-luka, hasil kejadian ini lahirlah hari buruh sedunia yang dirayakan pada setiap tahun tepatnya ditanggal 1 Mei

Hari buruh sedunia atau dikenal ‘May Day’ disambut aksi oleh ratusan massa, salah satunya dari Barisan Orator Mahasiswa Kepulauan Buton (BOM Kepton) bersama elemen masyarakat menuntut upah (gaji) buruh sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Sempat timbul gejolak saat massa dari kaum buruh, aktivis mahasiswa se-Kota Baubau, aktivis LSM saat melakukan aksi mengklaim pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja, menuntut kepada pemerintah agar keadilan ditegakkan kepada buruh khususnya yang ada di Kota Baubau.

Orasi dari Ketua BOM Kepton La ode muhammad syai Roziq Arifin biasa disapa Laode Pendemo sempat membuat frontal massa yang langsung menyerbu Kantor Disnaker Kota Baubau,

“Ini sebagai bentuk ketegasan kepada pemerintah dan para pengusaha agar supaya keadilan dan kemakmuran demi kesejahteraan para buruh harus di hargai dan di hormati sebab tanpa buruh sistem perekonomian dunia akan sangat melemah, tanpa buruh sistem perekonomian Negara indonesia dan kota baubau akan melemah”. Kecam Laode

Kericuhan sempat terjadi didalam kantor Disnaker Kota Baubau, namun itu tidak lama terkondusifkan. Terlihat anggota Kepolisian dari Polsek Wolio dan Polres Kota Baubau berjaga dilokasi aksi.

Aksi heroik ini mengungkap berbagai peraturan perundang-undangan demi keadilan buruh, baik itu standar upah minimum hingga perlindungan hukum pekerja, yakni menerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini diketahui, ada 676 perusahaan kota baubau dengan jumlah buruh sekitar 5.000 orang, lanjut Laode “Hasil temuan kami masih banyak karyawan yang rata-rata hanya di gaji sampai 700 ribu hingga 900 ribu perbulan dan masih banyak karyawan yang belum memiliki BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan, ini merupakan kuatnya indikasi kongkalikong antara pemerintah dan para pengusaha untuk menginjak injak hak buruh”, Ucap dalam orasinya.

Beberapa peraturan yang terpaut bagi keadilan dan kesejahteraan buruh, yakni UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 88 ayat 1 dan Pasal 6, Permenakertrans No. 7/2013 tentang upah minimum pasal 1 ayat 2, pasal 15 ayat 1 dan pasal 16 ayat 1, Pergub Sultra No. 69/2018 pasal 90 ayat 1.

Sebelum massa aksi bubar, mereka meminta supaya DPRD Kota Baubau dan Walikota Baubau segera mengevaluasi kerja Kadis Tenaga kerja Baubau dan copot mereka dari jabatannya bila mana tidak mampu menjalankan tugas, serta memanggil pengusaha dan mencabut izinnya bila mana tidak mengindahkan amanat UUD 1945 dan segala peraturan dibawahnya dan ketika 3×24 jam tuntutan kami tidak di indahkan kami akan melakukan penyegelan seluruh toko-toko pengusaha yang tidak ikut perintah perundang-undangan.

Dimana diketahui, bahwa sejarah lahirnya hari buruh disandingkan dengan peristiwa unjuk rasa yang menuntut kenaikan kesejahteraan bagi para buruh, terjadi pada 4 Mei 1886 di Chicago AS yang menewaskan 8 orang buruh dan ratusan lainnya luka-luka, hasil kejadian ini lahirlah hari buruh sedunia yang dirayakan pada setiap tahun tepatnya ditanggal 1 Mei.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here