Apel Gelar Pasukan Polres Wakatobi Dalam Rangka  Operasi Ketupat Anoa 2019

Wakatobi, Koransultra.com -Bertempat di Lapangan Apel Polres Wakatobi, Kapolres Wakatobi AKBP Didik Erfianto, SIK bertindak sebagai Inspektur Upacara Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Ketupat Anoa-2019 Pengamanan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H / 2019 M untuk Wilayah Hukum Polres Wakatobi. Selasa pagi (28/05/2019).

Dalam apel tersebut Inspektur Apel AKBP Didik Erfianto, SIK menyampaikan amanatnya bahwa, Operasi Ketupat Anoa dilaksanakan selama 13 (tiga belas) hari, sejak tanggal 29 Mei 2019 hingga tanggal 10 Juni 2019.

Dalam implementasinya, sebanyak 96 personel Polri, 20 personel TNI serta 70 personel dari instansi terkait lainnya, total kekuatan yang dilibat 186 personel gabungan yang akan diterjunkan pada 3 titik – titik rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan terjadinya kemacetan, 2 Pos PAM yakni di Marina Beach dan Bundaran Mandati serta 1 Pos Pengamanan Terpadu di Bandara Matahora. 3 titik pusat keramaian, seperti Kawasan Marina Beach, Bundaran Mandati dan Bandara Udara Matahora, pada seluruh wilayah Hukum Kabupaten Wakatobi untuk melaksanakan pengamanan tempat – tempat ibadah, pemukiman masyarakat, objek-objek wisata, jalur pergerakan orang dan barang, terminal, Bandara, serta tempat – tempat keramaian lainnya.

Apel Gelar Pasukan Polres Wakatobi Dalam Rangka  Operasi Ketupat Anoa 2019

Diharapkan pelaksanaan operasi dapat berjalan secara lebih efektif, dengan tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan, yaitu :
1. Terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 2019, baik pada
saat beribadah, bersilaturahim, berwisata maupun berbagai aktivitas lainnya;
2. Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang akan bepergian;
3. Terjaminnya kelancaran dan keamanan distribusi BBM dan kebutuhan bahan pokok, sehingga tidak
menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap harga
dan ketersediaannya;
4. Terciptanya koordinasi dan sinergi yang baik dengan stakeholders terkait dan seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat;
5. Terwujudnya sistem pendataan terhadap semua
kejadian selama pelaksanaan operasi secara tepat, sehingga dapat dijadikan acuan untuk mengetahui capaian yang telah diraih berikut permasalahan yang harus segera diselesaikan.

Penekanan yang perlu saya sampaikan kepada seluruh personel Polri di manapun berada :
1. Siapkan fisik dan mental dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat;
2. Tunjukkan sikap dan tindakan yang humanis dan
simpatik kepada masyarakat, sehingga akan semakin meneguhkan jati diri Polri sebagai sosok penolong,
pelayan serta sahabat masyarakat;
3. Bangun kerjasama dengan TNI dan seluruh stakeholders
terkait serta mitra kamtibmas lainnya. Hilangkan ego sektoral, arahkan semua tenaga, pikiran dan kemampuan untuk kepentingan masyarakat;
4. Optimalkan peran intelijen dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan, untuk dapat mengetahui setiap potensi kerawanan yang mungkin terjadi serta dinamika yang berkembang, agar dapat dilakukan langkah antisipasi
secara dini demi mencegah timbulnya gangguan kamtibmas;
5. Lakukan peningkatan pengamanan terhadap wilayah – wilayah yang memiliki kerawanan tinggi untuk menjadi sasaran aksi terorisme, serta laksanakan penggelaran kekuatan personel secara maksimal pada titik – titik rawan kemacetan, kecelakaan dan kriminalitas;
6. Optimalkan fungsi pos pengamanan dan pos pelayanan, dan rest area yang ada, dalam rangka
memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat;
7. Tingkatkan kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan, untuk
mengantisipasi setiap kegiatan atau aksi dari kelompok masyarakat tertentu, yang dapat memicu terjadinya
konflik sosial, seperti tawuran antar warga, penyebaran
opini negatif yang bermuatan SARA, sweeping atau razia tempat hiburan, serta berbagai tindakan provokatif lainnya yang dapat mengganggu kondusivitas kamtibmas;
8. Hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apapun, yang dapat merusak citra dan nama baik institusi. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan kebencian dan
berdampak pada penurunannya kepercayaan public ;
9. Kepada para Pejabat Utama Polres Wakatobi,
saya perintahkan untuk turun langsung ke lapangan dalam
rangka melaksanakan pengawasan secara melekat, serta menentukan cara bertindak yang tepat secara teknis maupun taktis, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi dilapangan.

Hadir dalam Apel tersebut, Bupati Wakatobi, H. Arhawi, SE,  Kajari Wakatobi Ade Hermawan,SH., M.H,
Wakil Ketua PN Wangi-Wangi Victor Suryadipta, SH,  Perwira Penghubung Kodim 1413 Buton di Wakatobi Kapten Irham Katili,  Danposal Wakatobi Letda Laut (T) Muhammad Tinri.

Kontributor: Surfianto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here