Ajak Masyarakat Baubau Wujudkan Kota NADB, AS Tamrin : Mari Bersatu Tangkal Ekstrimisme

Ajak Masyarakat Baubau Wujudkan Kota NADB, AS Tamrin : Mari Bersatu Tangkal Ekstrimisme
Ajak Masyarakat Baubau Wujudkan Kota NADB, AS Tamrin : Mari Bersatu Tangkal Ekstrimisme

Baubau, Koransultra.com – Walikota Baubau Dr.H.AS.Tamrin.MH dihadapan kepada seluruh Lurah Se-Kecamatan Wolio beserta masyarakat yang hadir menyampaikan, mari bersama memperhatikan Kota Baubau yang nyaman, Aman, Damai dan Berkelanjutan (NADB) yang dirangkai dalam Tema Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Konflik, Selasa 25/06/2019,Pukul 09:30 Wita.

Didampingi Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr Roni Muhtar MPD, As Tamrin membuka secara langsung kegiatan sosialisasi bertempat di Aula Kantor Kecamatan Wolio,

“Kita dekatkan masyarakat susana aman, nyaman, damai. Kalau masyarat solid, rukun, saya kira tidak akan muncul konflik,” Ucap Wali Kota dihadapan peserta sosialisasi.

Guna terhindar dari segala jenis konflik, lanjutnya “Kepada Lurah dan jajarannya terus awasi situasi masyarakat, bila ada anarkisme diwilayah masyarakatnya langsung diatasi , jangan biarkan sampai meluas,”.

Kegiatan ini pun hadir Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Drs. Rahmat Tuta, M.Si, Perwakilan Kapolres Baubau, dan segenap Tokoh masyarakat se-Kecamatan Wolio.

Ajak Masyarakat Baubau Wujudkan Kota NADB, AS Tamrin : Mari Bersatu Tangkal Ekstrimisme

Disamping itu Walikota dua periode ini tak henti berucap syukur, yakni kesyukurannya melihat masyarakat stabil (kondusif, red) semenjak pasca Ramadhan dan Pemilu belum ada konflik antar masyarat Baubau,

“Syukur alhamdulillah kita masih menjalani hari-hari dengan aman dan tentram, namun jangan juga kita terlena, terus kita pantau supaya stabilitas warga terus terjaga,” Pesannya.

Warga pun dihimbau terutama tingkat pemuda – pemudi Se-Kota Baubau untuk terus menjaga tata krama dan ahlak yang baik. Lebih memanfaatkan waktu ditambah tindakan yang bermanfaat,

“Sebaiknya pemuda – pemudi tetap perhatikan waktu, jangan sia-siakan waktu, upayakan waktunya bisa dipakai untuk yang baik dan bermanfaat, supaya pikiran tidak sempat lagi mengarah ke kriminal,” Tandas Orang nomor satu di Pemerintahan.

Koeksistensi pada materi sosialisasi kali ini sekaligus menguatkan kaum pemuda agar dapat beraktivitas dengan baik dan bermanfaat dan bagi yang belum bekerja segera terakomodir, inipun salah satu timbulnya kriminal karena krisis pemenuhan dalam penghidupan.

Kontributor : ATUL WOLIO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *