Mubar Kembali Raih Opini WTP dari BPK Tiga Kali Berturut-turut

Laworo, Koransultra.com – Sebanyak empat Kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra)
melakukan penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun Anggaran 2018 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Sultra, (1/07/2019). Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 4 Kabupeten, yakni Kabupaten Muna Barat (Mubar), Kabupaten Kolaka Timur, Konawe, dan Buton Selatan.

Hasilnya, Mubar Kembali Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dengan Nilai Tertinggi 87,37% dari standar nilai 85%. Yang mana laporan pada tahun 2015 mendapatkan Wajar Dengan pengecualian (WDP), di tahun 2016 Mendapatkan WTP, kemudian
di tahun 2017 kembali mendapatkan WTP
Dan pemeriksaan Di Tahun 2018 masih mempertahankan WTP.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemda Mubar, Ali Abdin mengatakan, opini WTP ini yang secara tiga kali secara berturut-turut diraih oleh Pemda Mubar harus direspon positif oleh seluruh kalangan masyarakat Mubar, apalagi Mubar adalah daerah otonom baru.

Kabag Humas Pemda Mubar, Ali Abdin

“Peraihan opini WTP tiga kali secara berturut-turut ini harus diapreasiasi secara positif karena Pemda Mubar melalui kepemimpinan bapak La Ode M. Rajiun Tumada sangat serius dengan pengelolaan keuangan dan aset daerah ini yang notabene Mubar adalah salah satu daerah defenitif termuda di Mubar. Ungkap Abdin saat ditemui di ruang kerjanya (Senin, 1/07/2019).

Abdin menambahkan, dengan raihan opini WTP ini, tidak terlepas dari arahan dan bimbingan dari BPK Perwakilan Sultra dan BPK RI. Lanjut dia, pihaknya juga sangat berterima kasih dengan arahan atas kendala-kendala yang ada dan langsung dibenahi.

“WTP ini adalah prestasi bagi Pemda Mubar. Tetapi ini juga merupakan tantangan kita ke depan bahwa mempertahankan itu lebih susah dari pada meraih. Kita akan menjadikan motivasi untuk tetap mempertahankan WTP ini kedepannya,” kuncinya.

Kontributor: Dedi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here