Ciptakan Entrepreneur, Disnaker Baubau Keciprat 17 Paket Program BLK Kendari

Baubau, Koransultra.com – Sebuah kesempatan baru untuk masyarakat, tepatnya bagaimana memiliki keterampilan dibermacam jenis usaha. Terkait itu, kini satu persatu telah terlihat hasilnya sebagai entrepreneur (wirausaha, red) melalui program yang di genjot oleh Direktorat Jenderal Pembinaan dan Produktifitas Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari kerjasama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Baubau Zarta SE, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Pelatihan dan Pemagangan La Ode Jayadi S.Sos mengatakan, Sedikitnya 17 paket pelatihan yang didapat Kota Baubau, dimulai sejak 20 Mei s/d 4 Juli 2019. Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) ini, dipusatkan di setiap Kelurahan se – Kota Baubau sesuai kebutuhan daerah.

“Ini kegiatan provinsi kerjasama Disnaker Baubau, dengan komitmen kita siapkan peserta dan tempat, sementara peserta per Kelurahan dibatasi 16 orang jumlahnya, kemudian instruktur BLK lakukan pendidikan dan pelatihan dengan bermacam jenis item keterampilan,” Ungkap Jayadi

Sasaran kegiatan ini, lanjutnya “sesuai dengan kebutuhan Kelurahan maunya apa, tetapi di cocokan dengan daftar kegiatan BLK Kendari, seperti menjahit, otomotif, perhotelan, hidroponik, administrasi perkantoran,”.

Tidak sedikit respon sangat baik dari masyarakat atas hadirnya pelatihan ini. Pasalnya, setiap peserta juga mendapatkan sertifikat atas pengembangan ilmu keterampilan yang diikutinya.

Ciptakan Entrepreneur, Disnaker Baubau Keciprat 17 Paket Program BLK Kendari

“Sertifikat nya diberikan setelah kurang lebih satu bulan, karena sertifikat yang didapat bukan hanya difungsikan pada tingkat nasional tapi sampai tingkat internasional. Jadi sertifikat itu sebagai tanda bahwa pernah mengikuti pelatihan yang dilakukan BLK,” tambahnya,” Imbuhnya.

Menurut Disnaker, Untuk presentasi ilmu yang diterima setelah ikut pelatihan peserta sudah bisa paham 100%. Dimana beberapa hasil pelatihan BLK, seperti sudah dibuka beberapa usaha seperti las karbit, usaha pembuatan ranjang berbahan baku besi, pembuatan kursi tamu, dan masih banyak.

“Setelah kita survei, peserta cepat paham dan manfaatnya sudah dirasakan, bisa kita lihat hasil dari pelatihan dibeberapa Kelurahan, seperti bidang usaha diko, mebel, ranjang berbahan besi,” Tandasnya.

Walau dengan waktu terbatas , Disnaker berharap agar peserta usai mengikuti kegiatan ilmunya langsung dapat dipraktekan, dan manfaatnya bisa dinikmati untuk penuhi kebutuhan lain.

Dari semua kegiatan sampai dengan saat ini, pihak Disnaker belum ada kendala, meskipun ada namun secara teknis saja seperti konsumsi, setelah jalur konfirmasi antara BLK Kendari, Disnaker dan Kelurahan semua teratasi.

Diketahui, beberapa kegiatan non APBD yang digelontorkan provinsi kepada Kota Baubau menggunakan anggaran BLK Provinsi, seperti Badan Pengembangan Produktifitas (BPP), Kegiatan Pemagangan, dan program BLK sebanyak 17 paket.

Kontributor : ATUL WOLIO

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here