Kades Matombura, Alias

Raha, Koransultra.com – Kepala Desa Matombura Kecamatan Bone Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, pihaknya, merasa dirugikan, persoalan tudingan yang dialamatkan pada dirinya persoalan Dana Desa (DD) yang dinilai tidak transparan.

Tudingan tersebut sebelumnya para demonstran melayangkan aspirasinya, terkait atas tudingan baik tidak transparasi, pengelolaan DD anggaran 2015-2019. Ditambah pembuat lapangan sepak bola yang dikerjakan pada tahun 2017 senilai Rp300.

Tudingan tersebut, membuat Kades Matombura naik spaning, bahkan Alias, mengajak para demonstran untuk berdialog di DPR.

“Saya mengundang mereka di DPRD, bahakan tidak hadir, kalau mereka menilai fisik kegiatan yang dikerja tidak sesuai maka nanti dicocokan data mereka biar tidak salah menduga tentang kegiatan tersebut,” jelasnya, Selasa 9 Juli 2019.

Pihaknya, seluruh tahapan sebelum pelaksanaan kegiatan 2015-2019 telah dilakukan sesuai mekanisme. Pelaksanaan kegiatan tentu rapat bersama masyarakat dengan dihadiri Camat Bone maupun pendamping desa.

Menjelaskan, sebelum melakukan orasi di DPRD Alias terlebih mengajak para demonstran untuk berdialog guna menjelaskan dalam pengelolaan kegiatan yang mereka nilai tidak transparan.

Menyebut, terkait item kegiatan pembuat lapangan sepak bola yang dikerjakan pada tahun 2017 dengan ukuran 70×100 Meter dalam RAB dengan anggaran 300 juta lebih telah dikerjakan
sesuai prosedur.

“Tidak ada masalah dalam kegiatan lapangan sepak bola, malahan saya beruntang dalam menyukseskan pembuatan lapangan karena volumenya saya tambah 100×132 Meter, belum lagi dalam item kegiatan ini menganggarkan pembukaan lahan baru dan melakukan pondasi dengan ketinggian 2 meter sepanjang 100 meter,” jelasnya.

Atas tudingan tesebut, Alias berencana akan melaporkan pada pihak yang berwajib.

Kontributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here