Limbah dibuat menjadi lampu hias

Laworo,Koransultra.com-Siapa sangka di tangan LM. Irman Asmani, pemuda kreatif asal Desa Wandoke, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Kabupaten Muna Barat (Mubar), Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini berhasil menyulap bekas/limbah pipa PolyVinyl Chloride (PVC) atau biasa dikenal sebagai pipa yang digunakan sebagai saluran air.

Berdasarkan penelusuran Wartawan koransultra.com di kediamannya pada Sabtu (13/07/2019) pemilik usaha dengan Brand “N&N Craft” ini dan beberapa karyawannya sedang menyelesaikan ukiran lampu hias pesanan pelanggannya.

Pemuda yang biasa disapa Irman ini sebelumnya pernah bekerja sebagai Pendamping Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kementerian Sosial RI di Dinas Sosial Kab. Mubar, dan kini merintis usaha mikro daur ulang limbah pipa paralon dengan mengangkat tema ” selamatkan lingkungan dari limbah plastik “.

Berdasarkan beberapa pertanyaan yang dikutip, Irman mengatakan bahwa awalnya ia melakukan percobaan dengan membuat lampu hias dari bambu dan itu berhasil dari hasil percobaannya tersebut, ia beralih ke pipa PVC.

“pertama kali saya membuatnya pada awal tahun 2017 namun baru di awal tahun ini saya benar-benar tertarik dan fokus “, ungkapnya.

Seiring dengan peningkatan kualitas produksi hasil kerajinannya yang semakin diminati, serta tingkat penerimaan masyarakat terhadap hasil kerajinannya, pemilik usaha ini langsung membeli beberapa alat perlengkapan yang sederhana.

Irman menyebut, jika bakatnya dalam hal kreativitas kerajinan tangan butuh beberapa aspek kemampuan tersendiri, salah satunya seni ukir.

“Melalui youtube saya mencari tau bagaimana cara mengolah/mendaur ulang barang bekas untuk dapat diproduksi kembali menjadi karya seni yang bernilai jual tinggi. Selain itu untuk kemampuan mengukir, saya sudah mulai geluti sejak lama, bahkan sejak saya masih duduk di bangku sekolah”, bebernya.

Owner N&N Craft LM. Imran Asmani

Menurut Irman, output dari usaha ini mempunyai nilai diantaranya, yang pertama, melihat peluang bisnisnya. yang kedua, membuka lapangan kerja untuk orang lain, dan yang ketiga bisa meminimalisir sampai plastik utamanya dari limbah pipa.

“Mari selamatkan lingkungan , kita perlu tau bahwa limbah plastik/paralon itu tidak terurai dalam tempo waktu yang sangat lama sehingga dapat merusak alam secara perlahan”, imbuhnya .

Kata dia, bahan untuk pembuatan lampu hias cukup sederhana dan modalnya kecil, untuk pembuatan lampu hias hanya membutuhkan pipa bekas berukuran 3 dan 4 inc, bola lampu, bor ukir, dan cat semprot. Hanya saja pembuatannya menghabiskan waktu berjam-jam.
Dibawah pengawasannya karyawan N&N Craft dapat menghasilkan 2-7 buah ukiran lampu per hari. Sedangkan untuk proses finishing memakan waktu 1-2 hari.

“Sampai hari ini yang sudah kami rakit mencapai ratusan lampu hias berbagai model, baik model duduk, tempel dan gantung, dan aneka furniture”, tuturnya.

Ia mengatakan , untuk model ukiran bisa Kaligrafi, Vas bunga, lampu karakter, dan Souvernir dan untuk harga dari karya ini tentunya bervariasi.

“Untuk harga mulai dari Rp. 100 ribu hingga Rp. 350 ribu diluar ongkir. Sementara untuk pesanan sudah sampai ke luar Kota misalnya Raha, Kendari, Bau-Bau, Makassar hingga Pulau Jawa”, tuturnya”.

Selain itu, owner N&N Craft LM Irman Asmani mengatakan, untuk beberapa model lampu hias yang sudah ready siap diantar ke alamat pemesan.

“Untuk pendapatan dari lampu hias ini tidak tetap karena saya baru membuatnya ketika ada pesanan saja, terkadang dalam satu bulan ada 20-40 pesanan dengan harga bervarian tergantung model ukiran dan bentuknya, bisa meraup Rp. 3-4 juta”, ungkapnya.

Irman juga mengungkapkan, keterbatasan alat yang memadai seperti digital printing , alat bor ukir otomatis dan oven pengering otomatis membuatnya kewalahan dalam memproduksi banyak orderan. Pekerjaan secara manual sangat memakan waktu yang cukup lama .

“Sementara ini, saya sudah membuat proposal permohonan bantuan kepada Pemda Mubar. Saya membuat permohonan modal usaha mandiri kepada Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada yang ditujukan kepada Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial , dan beberapa instansi pemerintah lainnya.” Jelas Irman.

Irman berharap, Ia berkeinginan usahanya ini dapat terus dikembangkan, hingga dapat masuk ke pasar nasional maupun mancanegara.

“jadi jika ada warga yang mau memesan atau berminat membeli aneka lampu hias dari usaha kami, langsung hubungi nomor saya di 08281381253215”, Tutup Pemuda yang pernah duduk di bangku Kuliah Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin Makassar ini.

Kontributor: Dedy

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here