Ketiban Dua Paket PKTPK, Baubau Potensi Kurangi Jumlah Pengangguran

Ketiban Dua Paket PKTPK, Baubau Potensi Kurangi Jumlah Pengangguran
Ketiban Dua Paket PKTPK, Baubau Potensi Kurangi Jumlah Pengangguran

Baubau, Koransultra.com – Tingkat pengangguran Kota Baubau perlahan berkurang. Hal ini, Kota Baubau salah satu kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra) yang ketiban dua paket Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktifitas (PKTPK) Tahun Anggaran 2019 oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Prov.Sultra.

Perdananya, Kegiatan yang diselenggarai langsung Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Prov.Sultra Dr H Saemu Alwi SE MS bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Baubau Zarta SE membuka secara resmi peserta magang, di Kantor Kelurahan Batulo Kota Baubau, pada selasa 09/07/2019 lalu.

Program Pemagangan ini diapresiasi sejumlah peserta magang, pasalnya kedepan mereka tidak takut lagi, dikarenakan setelah selesai pemagangan setiap peserta akan mendapatkan sertifikat.

Ketiban Dua Paket PKTPK, Baubau Potensi Kurangi Jumlah Pengangguran

Dari dua paket program Pemagangan dalam negeri ini, tercatat ada 20 peserta magang yang sudah diturunkan, antara lain Kejuruan Keperawatan sebanyak 10 orang dari jurusan D3 Keperawatan magang di Yayasan Bakti Medika, dan 10 orang dari Kejuruan Pramuniaga magang di Matahari Departemen Store Plaza Buton.

Setelah Pemagangan, dijelaskan Kadisnaker Baubau Zarta SE, kedepan tentu akan ada perhatian dari perusahaan – perusahaan, seperti ada pembukaan klinik baru dan ruang kerja baru dan bermacam perusahaan lainnya tentu akan lebih mudah, pasalnya setiap peserta telah diberi sertifikat, baik sertifikat yang diperoleh melalui BLK maupun melalui proses Pemagangan. Berbeda bila yang belum memiliki sertifikat.

“Tentu ini sangat baik, sangat memudahkan masyarakat untuk segera memiliki pekerjaan, khususnya bagi pengangguran. Sebab, sertifikat yang dimilikinya secara bersama diketahui pihak perusahaan, berbeda dengan yang belum memiliki sertifikat,” Jelas Kadisnaker Kota Baubau Zarta SE dihadapan Wartawan.

Program ini sebagai rangkaian dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Baubau. Lebih lanjut, Kadis Provinsi juga mengatakan dimana program pemagangan ini memiliki waktu yang lebih lama dari program pemagangan ditempat lain. Waktu yang akn dijalani peserta yakni selama 5 bulan, sehingga tingkat daya serap pengalaman sebagai bekal nanti akan lebih baik.

“Pelatihan diempat lain hanya 1 – 2 minggu, kita sampai 5 bulan. Kalau ini sukses, tahun depan kita akan program kembali,” Pungkasnya.

Dalam acara pelepasan peserta magang hadir pejabat eselon III dan eselon IV lingkup Disnaker Kota Baubau, Dirut Yayasan Klinik Bakti Medika Kota Baubau, serta para peserta pemagangan.

Kontributor : Atul Wolio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *