Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kolaka Timur (Koltim), Anwar Hamzah, Foto: Dekrit

Tirawuta, Koransultra.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kolaka Timur (Koltim), Anwar Hamzah mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim sejak 2 bulan lalu atau Juni 2019 telah menerapkan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Kami fokus dulu terhadap siswa Sekolah Dasar (SD). Kami juga sudah masuk ke sekolah dalam tahap sosialisasi,” terang Anwar pada Koransultra.com, Selasa (06/08/2019).

Lebih jelas Anwar menuturkan, jika KIA merupakan kartu identitas anak yang resmi sebagai warga negara Indonesia yang berusia dari 0- kurang dari 5 tahun, dan anak berusia 5- kurang dari 17 tahun.

“Penerbitan KIA dengan syarat anak yang memiliki Akta Kelahiran. Jadi jika ada yang mau mengurus KIA, kita buatkan dulu Akta kelahirannya,” jelasnya.

Selain sebagai identitas anak kata Anwar, KIA juga dapat digunakan saat hendak anak berpergian jauh semisal ke luar negeri.

“Jadi ketika anak ikut berpergian ke luar negeri , cukup orang tua mengurus paspor dengan KIA. Lalu saat mau beli tiket pesawat, tidak perlu bawa KK, cukup tunjukkan KIA karena datanya sudah secara nasional,” kata Anwar Hamzah diruang kerjanya.

Sedangkan masa berlaku KIA tersebut kata Anwar, berlaku selama lima tahun.

Pembuatan KIA ini merupakan langkah pemerintah dalam penertiban administrasi kependudukan.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada orangtua agar segera mengurus KIA di Kantor Disdukcapil Kabupaten Koltim. Selain untuk identitas resmi anak, juga akan memberikan kemudahan dalam hal pelayanan publik.

“Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera mengurus kartu identitas anak di Disdukcapil dengan persyaratan lengkap. Kita siap melayani dengan maksimal sesuai kemampuan yang ada,” pungkasnya.

Ia juga berharap terhadap orang-tua untuk sadar dalam penertiban administrasi kependudukan.

Kontributor: Dekrit

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here