Usai Terkam Manusia, Buaya Berjari Lima Dilepas

Buton, Koransultra.com – Seekor Buaya yang menerkam Andri Gafandri (24) pada Senin (5/8) lalu, sehingga tewas seketika rupanya bukan sekedar buaya biasa, alias buaya keramat.

Pasalnya, buaya tersebut memilik lima jari layaknya jumlah jari manusia. Masyarakat pun sepakat untuk lepaskan usai pelaksanaan sholat jum’at di Masjid. Jum’at (9/8)

“Menurut leluhur yang ada di desa Todanga, buaya tersebut merupakan buaya keramat,” Ucap Kapolsek Kapontori disaksikan sejumlah masyarakat.

Keanehan lima jari yang dimiliki buaya itu, masyarakat pun beranggapan jika buaya tersebut merupakan buaya keramat yang ada di sungai Umalauge Desa Ambuau Togo, Kec. Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Usai Terkam Manusia, Buaya Berjari Lima Dilepas

“Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan sesuai dengan adat dan kepercayaan masyarakat Kapontori dan masyarakat Todanga, Kapolsek Kapontori dan Danramil Kapontori sepakat memutuskan agar buaya tersebut dilepas ke habitatnya semula,” jelas Kapolsek.

Sebelumnya, dikabarkan oleh Rafida isteri almarhum andri (korban, red). Naas itu hadir, saat suaminya pergi ambil air di sungai Malaoge memakai jergen, air itu dipakai menyirami tanaman sayur, seperi biasa yang dilakukan korban.

Tak diduga naas pun terjadi. Ketika korban sedang menimba air, sekejap muncul seekor buaya yang langsung menerkam tangan korban. Sempat isteri korban berusaha menolong dengan cara memegang kaki korban, namun tidak berhasil. Hingga buaya tersebut menarik korban ketengah sungai dan kemudian menenggelamkannya kedalam air.

Tidak sampai disitu, Rafida isteri korban segera minta pertolongan warga, tetapi lagi – lagi tak seorang pun warga yang berani turun disungai untuk menolong suami Rafida.

Masih dihari yang sama, sekitar pukul 21:30 wita, dua orang Babinsa yakni Serka La Dikini dan Koptu Umas, ditemani kurang lebih 150 orang warga masyarakat mendatangi buaya tersebut lalu melepaskan mata tombak kearah buaya itu, korban pun terlepas dari cengkraman buaya, langsung tengelam kedasar sungai dengan kondisi tidak bernyawa.

Kontributor: Atul Wolio

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here