Kepala Kesbangpol Mubar, La Ode Andi Muna

Laworo, Koransultra.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bakal melakukan penertiban perjudian dan penjualan serta pengguna minuman keras di wilayah Kabupaten Muna Barat.

Kepala Kesbangpol Mubar, La Ode Andi Muna mengatakan, semoga di bulan Kemerdekaan RI dan juga menjelang idul adha ini Mubar tetap menjadi daerah yang aman dan tenteram.

“Mari kita menjaga dan menciptakan suasana yang aman, damai, tenteram dan tertib menjelang Hari Raya Idul Adha dan HUT RI ke-74. Jadi selama masa Idul Adha dan HUT RI ke-74 Tahun 2019, saya berharap agar masyarakat Mubar tidak melakukan kegiatan perjudian dan mengkonsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu suasana yang tidak kondusif dan mengganggu warga beraktifitas bahkan mengganggu warga yang tengah menjalani ibadah,” ujar, Andi Muna saat ditemui beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, terkait permasalahan minuman beralkohol yang masih dijual bebas di beberapa lokasi tiga wilayah besar Mubar yakni Kusambi raya, Lawa raya dan Tiworo raya, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan penertiban Miras.

Andi Muna juga menyebut, segala praktik perjudian maupun menenggak minuman beralkohol itu wajib duberantas minimal diminimalisir keberadaannya, sebab hal itu bertentangan dengan perintah semua agama.

“Judi dan mabuk itu bukan bagian dari iman. Kalau bukan bagian dari iman, mengapa harus dilakukan. Semua agama tidak pernah mengajarkan umatnya untuk bermain judi dan mabuk-mabukan karena hal itu tidak membawa keselamatan malah hanya akan membawa malapetaka bagi dirinya sendiri dan orang sekitarnya,” jelasnya.

Perlu diketahui kata Andi Muna, penertiban miras yang ada di wilayah Mubar harus dilakukan dengan membuat Perda tentang penertiban dan larangan penjualan miras seperti Kameko, arak, dan lain-lain.

“Perdanya sudah dibuat, tinggal tunggu putusan DPRD. ucapnya.

Lanjutnya, kami akan menertibkan Miras seperti penjual Kameko dan arak, namun akan mengalihkannya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti membuat gula merah.

“Konsumsi miras itu jelas dilarang Agama. Jadi perlu kita kemas dan kita alihkan pembuatan Kameko menjadi produksi Gula. Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Mubar untuk selalu senantiasa menjaga kedamaian dan ketentraman” Harap La Ode Andi Muna.

Kontributor: Dedy Setiawan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here