Pemblokiran jalan di Desa Laiba, Foto: Bentar/Koransultra.com

Raha, Koransultra.com – puluhan masa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Muna Indonesia (SOMASI), pasalnya anacam kembali Pemprov Sultra, terkait pemblokiran jalan lintas provinsi di Laiba-Wakumor Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna.

Dalam aksi tersebut masa kembali menghalau jalan, dan menyampaikan tentutan terhadap Gubernur dengan janji politik yang belum terkabulkan terkait pengaspalan jalan.

Selain itu meminta kepada DPRD dan Dinas PU Provinsi untuk segera membuat pernyataan tertulis, untuk segera anggarkan dana pengaspalan dalam APBD Perubahan yang direncanakan tanggal 26 Agustus 2019.

Pemblokiran jalan di Desa Laiba, Foto: Bentar/Koransultra.com

“Jika tidak dipenuhi yakin dan percaya kami mengadakan pemblokiran besar-besaran,” ujar Boisandri korlap Somasi, Jumat 23 Agustus.

Salah seorang warga Isal mengatakan,
kami lakukan supaya pemerintah memperbaiki jalan, agar pemerintah perduli.

“Pemblokiran jalan ini bentuk kekecewaan kepada pemerintah dan apa bila pemerintah tidak mengaspal jalan dalam minggu ini kami masarakat akan menutup jalan ini,” kesalnya.

Seorang pengemudi mobil La Aca mengatakan, jalan ini seharusnya diperbaiki sehingga pengguna jalan bisa lancar kalau seperti ini kan kami terganggu.

“Kalau terjadi pemblokiran maka sebagai sopir bisa terkendala apa lagi para penumpang,” katanya. 

Kontributor: Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here