Para Akasi diterimah diruang Aula Wakil Bupati Muna, yang diwakili Ruslan Ibu selaku Asisten 1 Pemda Muna

Raha, Koransultra.com – Terkait pengunaan dana kelurahan, puluhan warga Sidodadi Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna, melakukan aksi dihalaman kantor Bupati Muna pasalnya diduga tidak transparan dan tidak berpihak kepada masyarakat.

Para demonstran dalam tuntutanya, Lurah telah mengambil keputusan secara sepihak yang tidak dirembukan secara bersama masyarakat, kemudian pembanguanan infrastruktur tersebut tidak memiliki permukiman, bahan jalan tersebut menuju kebun Lurah La Nusu, yang tidak memiliki asas manfaat masyarakat luas bahkan dalam kegiatan tersebut melibatkan keluraganya.

Selain meminta kepada Pemda Muan hal ini Bupati untuk segera mecopot Lurah Sidodadi yakni La Nusu, dan menarik kembali Lurah lama untuk kembali menjabat.

“Keputusan dan kebijakan tidak dilibatkan masyarakat, sehinga lurah Sidodadi tidak mau bersama masyarakat baik pembangunan tidak tepat sasaran,” ujar Amran Kordinator di hadpan kantor Bupati Kamis 29 Agustus 2019.

Alasanya, sebelumnya disepakti dengan mantan lurah pada tanggal 24 April 2019 bersama masyarakat sidodadi dari lingkungan satu sampai lingkungan tiga untuk mengusulakan program dan melibatkan masyarakat selaku pembedayaan. Namun setelah dijabat La Nusu sebagai Lurah mentahkan kesepakatan tersebut.

Aksi didepan kantor Bupati Muna

“Copot saja jabatanya, kami inginkan lurah lama untuk kembali menjabat. Sebab dalam pembentukan LPM melibatkan keluarganya naik secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu La Nusu selaku Lurah Sidodadi dikonformasi mengatakan, itu tidak benar, karena usulan lurah yang sebelumnya 12 program, namun setelah tiba di kantor keuangan menjadi 5 kegiatan, disebabkan keterbatasan anggaran. Kegiata juga disepakti 35 masyarakat dalam rapat tersebut terkait pembangunan infrastruktur.

“Karena keterbatasan aggaran dana kelurhan hanya Rp370 juta, sehingga keuangan mengambil program yang menjadi skala prioritas. Jadi kegiatan tersebut, saya hanya melanjutkan,” ujarnya.

Kemudian ditanyak terkait asas manfaat infrastruktur jalan dibangun, saat ini yang tidak memliki permukiman bahkan diduga dilahan tersebut milik Lurah sendiri.

“Pembukaan jalan tersebut yakni pengembangan wialayah, bahakan banyak kebun masyarakat didalam,” banyaknya.

Kemudian, dalam kegiatan tersebut melibatkan keluarga sendiri,” ini merupakan usulan program lurah lama, bukan saya yang mengusulkan,” bebernya.

Sementara Ruslan Ibu selaku Asisten 1, menerima aspirasi mengatakan, pada prinsipnya apa yang terjadi harus dibuktikan, mislanya ada penyimpangan, sebab proyek memiliki rambu-rambu.

“Untuk sementara hentikan kegiatan tersebut dan inspektorat segera mengaudit kegiatan tersebut. Kemudian terkait lurah Sidodadi segera pencopotan, saya kira nanti kita evaluasi,” tegasnya.

Kotributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here