Mahasiswa yang tergabung dalam Peregerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Pusat Studi Sosial Mahasiswa (PSM), sebanyak 50 orang yang dipimpin oleh Sultan selaku Koordinator lapangan. Foto
: Andi Hendra/Koransultra.com

Kolaka, Koransultra.com – Kapolres Kolaka AKBP Bambang Satriawan, mengapresiasi atas aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa di depan Mapolres Kolaka dengan tertib dan damai, Senin (30/09/2019).

Aksi Mahasiswa yang tergabung dalam Peregerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Pusat Studi Sosial Mahasiswa (PSM), sebanyak 50 orang yang dipimpin oleh Sultan selaku Koordinator lapangan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, yakni Polri segera mengusut tuntas oknum pelaku penembakan mahasiswa saat terjadi unjuk
rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara pada hari Jumat (28/09), dimana dalam insiden tersebut menelan dua korban jiwa dari pihak mahasiswa.

Para Mahasiswa juga menyerukan agar Kapolda Sultra serta Kapolres Kendari dicopot dari jabatannya atas tindakan represif aparat keamanan saat melaksanakan pengamanan unjuk rasa di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara.

Setelah menyampaikan beberapa tuntutan, mahasiswa kemudian diterima oleh Kapolres Kolaka AKBP Bambang Satriawan, SH,SIK,MH, dimana Kapolres Kolaka diminta oleh para Mahasiswa untuk naik ke kendaraan roda empat yang di gunakan oleh Mahasiswa untuk menyampaikan jawaban dari beberapa tuntutan Mahasiswa.

Sebelum menyampaikan beberapa hal kepada mahasiswa, Kapolres Kolaka mengawali dengan doa bersama kepada 2 Mahasiswa yang telah gugur saat unjuk rasa, selanjutnya Kapolres Kolaka menyampaikan rasa terimakasih kepada para mahasiswa yang telah menggelar aksinya dalam keadaan aman serta kondusif, Kapolres Kolaka sangat menghargai atas tindakan yang dilakukan oleh para mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dimuka umum.

Kapolres Kolaka menyampaikan, jika supremasi hukum haruslah ditegakkan, untuk itu Polri bersama seluruh mahasiswa serta elemen masyarakat agar mengawal jalannya penyelidikan kasus ini sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan.

”Saat ini Tim dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) telah bekerja di Kendari dengan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, tidak hanya tim dari Mabes Polri, Mahasiswa bersama masyarakat juga bisa mengawasi serta mengawal jalannya proses penyelidikan yang telah dilakukan, mari kita tunggu tim yang telah bekerja, mudah-mudahan dapat terungkap siapa pelakunya,” Ungkap Kapolres Kolaka.

Dihadapan wartawan Kapolres Kolaka manyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang hadir atas pelaksanaan penyampaian pendapat yang tertib, aman dan lancar, kepada mahasiswa juga dihimbau agar kembali dengan tertib dan juga akan dilakukan pengawalan oleh Personel Polres Kolaka.

Kontributor: Andi Hendra

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here