Pemkot Kendari Fokus Tata Kawasan Bungkutoko dan Petoaha jadi Kawasan Water Front City

Kendari, Koransultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melakukan penataan kawasan kumuh Bungkutoko dan Petoaha menjadi kawasan produktif dengan konsep water front city. Konsep water front citymerupakan konsep yang mengembangkan potensi sumber daya di kawasan Bungkutoko dan Petoaha dengan memfokuskan pada potensi kawasan pesisir. Rabu,16/10/2019.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, SE., MM., mengaku penataan kedua kawasan pesisir tersebut menggunakan konsep water front city bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di kawasan Bungkutoko, Petoaha dan sekitarnya.

“Konsep yang diterapkan adalah konsep wisata, sehingga dengan selesainya pembangunan yang dibiayai oleh bank dunia ini, akan menjadi destinasi wisata baru di Kota Kendari,” kata Sulkarnain.

Ia pun meminta kepada masyarakat Bungkutoko dan Petoaha agar bisa menjaga dan memelihara fasilitas yang dibangun, karena ini merupakan aset pemerintah yang bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Untuk diketahui, hingga akhir 2018, pelaksanaan pembangunan kawasan pesisir, melalui Program Peningkatan Kualitas Kawasan Perumahan dan Pemukiman, telah mengurangi luas kawasan kumuh 156,92 Ha di Kota Kendari dari total keseluruhan luas kawasan kumuh yakni 497,27 Ha.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari: Mari Sambut Tamu HPS Dengan Mengedepankan Kearifan Lokal

“Kedepannya proyek serupa akan dilanjutkan pada kawasan kumuh lainnya, sehingga target kita secara nasional menjadi Nol Hektar bisa tercapai,” tutup Sulkarnain. (Red)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here