Taslim, Pendamping PKH Kecamatan Tongkuno Dan Plisadewa Kordinator PKH Kabupaten Muna

Raha, Koransultra.com – Salah satu pengurus program PKH Taslim, yang bertugas di Kecamatan Tongkuno membantah kalau pencairan dana PKH yang ada di Desa Laloya terjadi pemotongan, sebab sebelum pencairan pihaknya melakukan sosialisasi bahwa pencairan program PKH untuk tahap empat (terakhir) terjadi penyesuaian indeks bantuan sosial dari pusat.

Taslim menyebutkan perubahan pencairan dana PKH terjadi pengurangan dari semua komponen mulai dari bantuan untuk semua jenjang anak sekolah, Ibu hamil, Penyandang distabilitas hingga Lanjut usia.

“Sesuai surat edaran yang dikirim dari Kementerian Sosial dan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) penerima PKH untuk tahap empat terjadi pengurangan,”Jelasnya saat ditemui di kantor dinas Sosial Kabupaten Muna. Kamis 31 Oktober 2019.

Ia mengungkapkan yang terjadi di desa Laloya penerima PHK tahap tiga mendapat 600.000.- sementara tahap empat terjadi pengurangan menjadi 425.000,-

“Pengurangan ini bukan hanya terjadi di kecamatan Tongkuno namun berlaku seluruh Indonesia,” ujar.

Sementara itu, Koordinator Kabupaten Muna, Plisadewa menambahkan bahwa pengurus program PKH tidak dibenarkan untuk memegang buku tabungan dan kartu PKH namun karena persoalan melakukan validasi penerima PKH sehingga buku tabungan dan kartunya dipegang oleh pengurus hanya beberapa hari.

“Pengumpulan kartu ATM maupun kartu penerima PKH hanya untuk kepentingan penginputan data tidak digunakan untuk keperluan lain,” tegasnya.

Kontributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here