Rektor USN Kolaka Dr. Azhari.

Kolaka, Koransultra.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka dinilai hanya memberikan harapan palsu untuk melakukan pengaspalan jalan disekitar Kampus Universitas Negeri Sembilan Belas November (USN) yang terletak di Desa Popalia, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Jalanan yang berada di Kecamatan Tanggetada, berjarak sekitar 2 Km sekitar kampus USN Kolaka kini dalam kondisi mulai rusak.

Saat musim kemarau, jalur lintas tersebut berdebu. Sedangkan saat musim penghujan jalur tersebut belumpur.

Sayangnya, jalur tersebut bukan merupakan jalur yang prioritas di mata Pemda.

“Saya sangat menyayangkan sikap Pemda Kolaka yang hanya sekedar janji untuk melakukan pengaspalan jalan di Kampus USN Tanggetada. Bahkan sudah banyak pengaspalan jalan yang dilakukan oleh Pemda Kolaka di tahuh 2019 ini, tapi kenapa jalan yang jaraknya sekitar 2 km di sekitar Kampus USN di Tanggetada yang memiliki asas mamfaat lebih besar tak kunjung di aspal,” kata Rektor USN Kolaka Dr. Azhari.

Ia menyinggung, jika Kebun pohon kakao yang terlihat tidak terurus, terkesan itu lebih diprioritaskan hingga menghabiskan anggaran millyaran rupiah dibanding melakukan pengaspalan jalan di sekitar USN yang ada di Kecamatan Tanggetada.

“Ribuan Mahasiswa dan warga masyarakat sekitar sangat mengharapkan jalan tersebut segera di aspal, agar tidak lagi terjadi kecelakaan lalu lintas, pasalnya hanya itu akses jalan menuju kampus USN di Tanggetada,” jelas Azhari.

Kata Azhari, selama perubahan status kampus dari swasta menjadi negeri, belum pernah mendapat bantuan dari Pemda Kolaka.

Selain itu, Pemda Kolaka juga tidak pernah memberikan bantuan Bberupa beasiswa kepada mahasiswa yang ada di USN Kolaka.

“Saya hanya heran, sebenarnya salah saya apa pada Pemda Kolaka. Sebab, jangankan bantuan fasilitas kampus, untuk beasiswa bagi mahasiswa saja tidak ada,” ujarnya.

Azhari mengatakan jika dirinya tidak mau mempersoalkan hal itu. Namun ia minta Pemda cukup mengaspal jalur kampus USN saja.

“Saya hanya mohon tolonglah jalan itu diaspal itu saja. Karena saya sangat kasihan melihat anak – anak mahasiswa ku tiap hari menghirup debu yang dapat mengancam kesehatan mereka, atau kalo tidak berikan rekomendasi kepada USN untuk melakukan pengaspalan jalan tersebut,” katanya.

Kontributor: Andi Hendra

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here