Puluhan massa dari barisan Rakyat Muna Timur Menggugat (RMTM) aksi didepan PT.PLN Cabang Baubau

Baubau, Koransultra.com – Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Baubau didatangi puluhan massa aksi dari barisan Rakyat Muna Timur Menggugat (RMTM), pagi tadi sekitar pukul 09.00 wita, Jl. Jenderal Sudirman No.62 Kelurahan Tomba, Rabu (18/12/2019)

Aksi ini dipicu, dikarenakan pihak PT.PLN Cabang Baubau diduga sudah melakukan pemadaman listrik secara sepihak, tanpa adanya pemberitahuan di masyarakat khususnya di Kecamatan Maligano Muna Timur. Kondisi ini pun terjadi sejak bulan Maret 2019.

Massa yang turun kejalan terlihat sembari membawa spanduk, yang bertuliskan kalimat sindiran keras atas kinerja PLN, antara lain ‘Kami Telat Bayar Didenda’, ‘Listrik Harga Mati’ dan ‘Rakyat Muna Timur Menggugat Layani Kami Jangan Cuman Menagih’.

“Sering mati lampu dan pemadaman listrik secara tiba-tiba oleh PLN,” Ungkap Kordinator Lapangan RMTM Hijra Taloki

Terkait pemadaman sepihak itu, sebelumnya, masyarakat sudah pernah konfirmasi dengan pihak PLN. Pihak PLN berdalih, kalau jaringan listrik sepanjang wilayah Baubau hingga Muna Timur mengalami kendala. Atas dalih (jawaban,red) tersebut, masyarakat coba memahami, dengan harapan pihak PLN akan lakukan perbaikan saat itu.

“Masyarakat ini sudah mengalah, harapan nya pihak PLN punya waktu untuk lakukan perbaikan. Tetapi hingga saat ini tiada perubahan juga,” Ungkap Korlap

Lanjut nya, “Faktanya hingga saat ini pemadaman listrik di wilayah muna timur menjadi potret yang sangat menyedihkan bagi masyarakat muna timur,” Keluhnya.

Dipertengahan jalannya aksi itu, pihak langsung ajak massa RMTM untuk hearing. Saat hearing Kata Petugas PLN, tindakan pemadaman listrik yg terjadi di Kecamatan Maligano Muna Timur difaktor kan berbagai gangguan, baik itu dari binatang, hingga pohon-pohon yang berada di kisaran kabel listrik.

Kata Korlap RMTM mengutip salah tutur seorang petugas PLN di Kantornya, bilangnya “Memang kalau di bagian Muna Timur masi menggunakan kabel telanjang, kami pula akan usahakan untuk bagaimana mengganti kabel tersebut dengan kabel pembungkus,”.

Olehnya itu, Kata Korlap, di demonstrasi awal ini masyarakat butuh solusi dari PLN Cabang Baubau dan hasil hearing pihak PLN berjanji, awal bulan Januari 2020 akan menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut.

Massa aksi saat berorasi didepan Kantor PLN Baubau

Kalau untuk kerugian tentu ada khususnya bagi pelaku-pelaku usaha kecil, “Sudah jelas rugi, tentunya kalau terjadi pemadaman secara tiba-tiba begitu, seperti itu yang punya kulkas tidak bisa lagi buat Es Batu untuk usaha mereka,” pungkasnya.

Kontributor: Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here