Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd usai melakukan peninjauan Pasar Ikan di Wameo

Baubau, Koransultra.com – Renovasi Pasar Ikan Wameo hampir rampung, Pemerintah Kota Baubau upayakan dalam waktu dekat segera pindahkan para pedagang ikan ditempat semula.

Usai Rapat di Kantor Wali Kota, Sekretaris Daerah Dr Roni Muhtar MPd lanjut melakukan peninjauan langsung Pasar ikan di Wameo. Kata dia, ini bagian dari penataan dan penertiban setiap lokasi (tempat,red) berjualan ikan dan sayur mayur yang sudah menggunakan trotoar jalan.

“Kan selalu trotoar jalan yang di pakai sebagai tempat menjual, dan ini mengganggu arus lalulintas, sehingga itu patut di tata dan tertibkan,” Papar Sekda kepada Media.

Tambahnya, “Semua akan mendapatkan tempat, namun dengan catatan setiap penjual ini orang yang pernah menjual dilokasi pasar ikan,”.

Hasil renovasi Pemkot terhadap Pasar ikan itu pun, Sekda punya keyakinan, bahwasanya Pasar Wameo kedepan akan lebih baik lagi.

“Dalam waktu dekat, pasar Wameo ini akan menjadi lebih baik,” Terangnya.

Selain penjual ikan, Sekda juga sebutkan, penempatan para pedagang melalui cara mengumpulkan ikan lalu dijual kembali di pasar-pasar, juga menjadi perhatian khusus. Antara lain, hanya akan berpusat di tempat pelelangan ikan sebagai lokasi dagang nya. Pasalnya hal itu, lebih mengarah kan pada penertibkan, serta menjaga nilai jual (harga,red) ikan dipasaran.

Sejalan dengan Sekda, Kepala Pasar Wameo Rasit, saat wawancara menuturkan, terkait pengaturan dan penertiban ini tentu tidak lepas yang namanya kendala. Hanya saja, Rasit dengan matang memikirkan solutif nya.

“Jika memang ada gejolak, ya mungkin bisa jadi tu pedagang baru. Dalam waktu dekat kita sudah putuskan untuk lakukan rapat,” Katanya.

Mengenai tempat para penjual, kata Kepala Pasar, sudah ada 176 tempat berjual ikan, ini pun dikhususkan kepada pedagang lokal.

“Semua akan tertampung, tapi ini untuk pedagang lokal, jadi bukan diberikan pedagang dari luar Kota,” Tuturnya.

Sementara untuk pedagang dari luar Kota, kata Rasit, itu langsung diarahkan ke tempat pelelangan ikan. Hal ini dimaksudkan, agar setiap transaksi jual beli ikan dapat tertib. Bahkan lebih menjaga nilai jual (harga) ikan tetap stabil.

“Kami tidak larang, hanya saja yang dari luar Kota itu, nanti langsung ditempat pelelangan ikan,” Pungkasnya.

Kontributor: ATUL WOLIO

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here