Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau Dr.Wahyu, SKM M.Sc, MPH, saat ditemui diruang kerjanya oleh wartawan guna memberikan Hak Jawab atas isu dari Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (PPM)

Baubau, Koransultra.com – Berkenaan berita online (daring) yang diterbitkan Koransultra.com (18/01) berjudul ‘Demo Aliansi PPM Bongkar Temuan di Dinkes Baubau dan 17 Puskesmas’. Kepala Dinas (Kadinkes) langsung layangkan ‘Hak Jawab’ melalui media ini. Senin (20/01/2020).

Saat wawancara Kadinkes Baubau Dr.Wahyu SKM MSc MPH, jawabnya, keterlambatan peng-alokasian dana BOK di 17 Puskesmas itu, pertama itu sebab lambat nya laporan SPJ dari Puskesmas, artinya butuh waktu lebih (molor,red) sampai verifikasinya selsai.

Masih pada temuan, Kata Kadinkes, nah yang ke-dua itu terkait rekening BOK yang belum memiliki SK Walikota itu memang benar, tapi mungkin saja saat itu pihak Dinkes belum mengetahui jika itu membutuhkan SK.

“Saat itu kan saya belum jadi Kadis, jadi memang belum jauh saya ketahui. Tapi yang jelas tidak ada penyalahgunaan anggaran,” Tuturnya.

Sambungnya, “Jadi tidak ada kongkalingkong, seperti yang sampaikan oleh Aliansi PPM itu,”.

Hasil wawancara dengan Media ini, Kadinkes juga membenarkan, bahwa Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam hal ini Kepala Puskesmas (Kapus) memiliki SK Walikota, sesuai Permenkeu Nomor 187/2016 dan Permenkes Nomor 61/2017 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan dana BOK tahun 2018.

Selain itu, Kadinkes juga mengungkapkan, melalui SK Kadis, sehingga setiap Puskesmas sudah ada rincian alokasi dana BOK nya.

“Untuk rincian total berapa yang dialokasikan per Puskesmas, itu sudah tertuang didalam SK Kadis,” Terangnya kepada wartawan.

Pasalnya, Kata dia, tanpa adanya SK Kadis maka tidak akan bisa diketahui berapa anggaran yang akan dikucurkan dimasing-masing Puskesmas sesuai program yang didanai oleh BOK, Katanya.

“Ini hanya seperti maladministration. Kesalahan administrasi saja, bukan penyalahgunaan dana BOK,” Ungkapnya.

“Ini sifatnya hanya administratif lah, kecuali uangnya tidak sampai. Uangnya juga sudah diterimakan kepada mereka (17 Puskesmas),” Pungkas Kadinkes saat wawancara di Kantornya. Senin (20/01/2020).S

Sebelumnya, dalam rilis Media Koransultra.com, Korlap Aliansi PPM ungkapkan hasil temuan BPK TA 2018 lalu lingkup Dinas Kesehatan Kota Baubau. Hal itu pun, kabarnya PPM bakal gelar aksi demo Dinkes dan 17 Puskesmas se Kota Baubau, pada Selasa (21/01/2020).

Hingga berita ini terbit, SK Kadinkes Dr Edi Natsir tahun 2018 tentang jumlah besaran Dana BOK di 17 Puskesmas belum dapat diperlihatkan. Namun, Kata Kadinkes Dr Wahyu, SK tersebut ada hanya sementara dicari oleh pihaknya untuk segera diperlihatkan.

Kontributor: ATUL WOLIO

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here