Raha, Koransultra.com – Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), menelan anggaran Rp24,5 Miliar melalui dana APBN 2020 di Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Senin 24 Februari 2020.

Bupati LM Rusman Emba adanya kolerasi terhadap Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, ahirnya terwujudnya pembangunan tersebut.

Usulan SPAM sejak tahun 2018, dan setujui dan
tandatangani oleh presiden Jokowi Dodo pada tanggal 29 Januari 2019.

“Alhamdulillah Balai Cipta Karya mendapatkan dua paket diantaranya Kecamatan Kontunaga satu paket. Ini juga upaya Ridwan Bae dipusat,” ujar Mustaba, Kepala Balai Cipta Karya Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut eksen kontrak Desember 2020 ditargetkan selesai bulan Juli. Dengan kapasitas air 20 liter perdetik bisa melayani 10 ribu jiwa. SPAM tersebut dibangun diatas bukit akan mengalir kemasyarakatan melalui garafitasi.

“Mata air dari jompi mengalir ke SPAM diatas bukit nanti dialiri melalui grafitasi, tinggal dilihat kemampuannya, apa bisa melayani dua kecamatan, nantinya pengaturannya PDAM,” beber.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPAM di dihadiri Bupati Muna, LM Rusman Emba, Ir Ridwan Bae Anggota DPR RI, Chairuddin Kepala Balai Sungai IV Sulawesi Tenggara , Yohanes Tulak  Kepala Balai Jalan Nasional XXI Kendari dan Mustaba ST MT, Kepala Balai Cipta Karya Sulawesi Tenggara dan Forkompinda.

Kontunaga merupakan daerah berbatuan tidak memiliki sumber mata air, sehingga program tersebut, terjawab permohonan masyarakat.

“Ini merupakan jawaban dari doa kita selama ini. pemenuhan kebutuhan air bersih segera terwujud, sehingga pemerintah terus berusaha memaksimalkan segala potensi yang ada,” cetus Bupati Muna LM Rusman Emba dihapan masyarakat sekaligus meresmikan water boom dilokasi yang sama.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae berharap proses pembangunan SPAM di Kecamatan Kontunaga dapat berjalan dengan baik, sehingga waktu penyelesaian lebih cepat dari kontrak kerja.

“Jika waktuya 280 hari masa kerja maka saya memintanya segera dipercepat 180 hari atau enam bulan,” ucapnya dalam agenda reses sekaligus memenuhi undangan Bupati Muna.

Kotributor Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here