Unaaha Koransultra.com – Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara, secara secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) ke- XXXIII dihalaman STQ Kabupaten Konawe,Jalan Abd.Silondae, Senin 24 Februari 2020.

Kegiatan MTQ Ke- XXXV mengangkat tema, Melalui MTQ ke 35 Tingkat Kabupaten Konawe Tahun 2020 kita Tingkatkan Kualitas baca Al-Qur’an menuju masyarakat Konawe yang gemilang,adapun Peserta MTQ berasal dari 29 Kecamatan seKabupaten Konawe yang berjumlah kurang lebih 253 orang.

Kegiatan Tahunan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kab. Konawe bersama Wakil Ketua dan Para anggota Dewan, Forkopimda Kabupaten Konawe,Ketua Pengadilan Agama Unaaha, Ketua LPTQ Kabupaten Konawe, Para Kepala OPD Lingkup Pemda Kabupaten Konawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kab. Konawe, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe, Ketua Baznas Kabupaten koawe , para Camat, Para Kepala Desa dan Lurah se Kabupaten Konawe serta Para Ulama, Para Tokoh Agama, tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Konawe yang dibacakan oleh Wakil Bupati Konawe,Gusli Topan Sabara, menyampaikan sebagai program pembinaan kehidupan beragama dan peningkatan Syiar Islam, Musabaqah Tilawatil Quran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Nasional yakni dalam rangka pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya, khususnya bagi kaum Muslimin dan Muslimah karena merupakan suatu perwujudan rasa cinta kepada Sang Pencipta Allah SWT. dan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an diharapkan terjadi proses pembelajaran, pengkajian dan pengamalan nilai-nilai ilmiah dan amaliyah yang terkandung dalam Kitab Suci Al-Qur’an dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam bidang lImu Pengetahuan dan Teknologi maupun Kualitas Iman dan Taqwa.

“Melalui MTQ ini, hubungan silaturrahim sesama kita juga kembali terjalin, yang selama ini mungkin karena kesibukan kita, membuat kita sangat jarang bertatap muka. Hubungan persaudaraan sesama muslim patut kita jaga, agar ia tidak rusak dan dirusaki,” terangnya.

Gusli juga mengatakan Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan kegiatan strategis sebagai ajang lomba seni baca Alqur’an yang telah melembaga dan membudaya dalam kehidupan masyarakat dan
bangsa kita. Ajang MTQ Tingkat Kabupaten Konawe ini merupakan ajang memilih serta melahirkan kader-kader terbaik Qari-Qari’ah, Hafidz-Hafidzah, Mufassir-Mufassirah, dalam mewujudkan prestasi yang terbaik di Tingkat Provinsi Sultra bahkan ditingkat Nasional.

“Saya ucapkan selamat berlomba dan berkompetisi secara sehat untuk mengukir prestasi yang gemilang dan tetap mengedepankan rasa solidaritas, persaudaraan, dan ukhuwah islamiah di atas segala-galanya,karena tujuan utama penyelenggaraan MTQ tidak sekedar untuk menjadi
juara saja tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana pokok ajaran Islam dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujaranya.

Lanjut Gusli, pelaksanaan MTQ yang menjadi agenda tetap dan terprogram setiap tahunnya merupakan bagian integral dari program pembangunan Daerah Kabupaten Konawe yang dikemas melalui pelaksanaan Program Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe yakni menuju masyarakat Konawe yang Gemilang sebagai suatu Konsep Pembangunan Daerah kabupaten Konawe untuk mempercepat aksesbilitas pemerataan dan pertumbuhan pembangunan menuju masyarakat madani sejahtera lahir dan bathin.

Mantan Ketua DPRD Konawe Periode 2013 – 2019 ini, mengatakan dalam Perda No. 7 Tahun 2003 tentang pemberantasan Buta Baca Tulis Al-Qur’an secara jelas telah mengarahkan setiap umat
Islam untuk menghayati pokok ajaran agamanya dan implementasinya bagaimana menunjukkan peningkatan kemampuan baca tulis Al-Quran.

Sehingga dirinya berharap peran aktif para tokoh agama, cedekiawan muslim, para Muballiq, para Imam, bahkan para orang tua sebagai pendidik utama dan pertama dalam program menuju Konawe Gemilang akan bermakna bagi kesejahteraan masyarakat menuju masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

“Kita mencintai Al-Quran berarti kita mencintai Allah dan Rasulnya, kita taat kepada Allah dan Rasulnya berarti kita taat menjalankan perintah dan menjauhi larangan Al-Qur’an, begitulah ciri khas dan kepribadian seorang muslim dan mukmin yang sejati,” tungkasnya.

Kontributor: Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here