ANGGOTA DPRD KOTA BAUBAU,ASAAD ADI KARIM

Baubau, Koransultra.com – Anggota DPRD Kota Baubau, Asaad Adi Karim, soroti pihak Kepolisian perihal penanganan kasus dugaan pembunuhan warga Kanakea yang terjadi pada Minggu dini hari, di Jalan Murhum, tanggal 16 Februari 2020, yang lalu.

Melalui Media ini, Ia menyampaikan, bahwa sampai hari ini belum ada kejelasan dari pihak Kepolisian. Hal ini sangat kontras jika kita bandingkan dengan penanganan kasus pembunuhan dua orang perempuan yang ditemukan di Simpang lima dan Pantai Lakeba pada hari Senin, tanggal 24 Februari yang lalu, dimana hanya dalam waktu 3 hari, pihak Kepolisian langsung dapat meringkus dan menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

“Disatu sisi, saya memberi apresiasi kepada pihak Kepolisian (Polres Baubau) yang cepat mengungkap kasus pembunuhan dua remaja putri beberapa hari lalu,” Tuturnya saat di konfirmasi, (26/02/2020).

Sambungnya, “Tapi disisi lain, mengapa pihak Kepolisian (Polres Baubau) belum ada titik terang. Saya berharap kasus ini jangan didiamkan, ini membutuhkan atensi Kepolisian dalam penanganan kasus ini,”.

Tindak Pidana (TP) Penganiayaan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) dan berujung tewas itu, sebelumnya dialami oleh korban Usman alias Marko pada Minggu dini hari,16/02/2020. Korban merupakan warga lingkungan Kanakea Kecamatan Batupoaro Kota Baubau.

“Sepuluh hari, hari kerja sejak, pasca meninggalnya saudara kami (Marko) tersebut yang di duga tewas akibat penganiayaan, mestinya pelakunya juga sudah harus terungkap,” Tanyanya.

Hal ini lah, Asaad Adi Karim selaku warga yang berada di Lingkungan Kanakea, juga Anggota DPRD Kota Baubau sangat berharap, Polres Baubau lebih profesional dalami kasus Pembunuhan ini. Pasalnya, kata dia, baik masyarakat yang berada di lingkungan Kanakea maupy keluarga korban bisa mendapatkan rasa keadilan.

“Tentu keluarga korban sangat mengharapkan pelakunya bisa ditangkap,” Pintanya, sembari mencontohkan Pelaku yang belum lama ini disergap oleh Tim Resmob Polres Baubau bersama Resmob Polda Sultra, karena terbukti melakukan TP pembunuhan dua remaja putri.

Tak lupa, Asaad juga menghimbau, setiap warga masyarakat agar selalu dapat menahan diri dan jangan mudah diprovokasi, apa lagi ada isu-isu yang dapat memecah belah suasana, bahkan bersifat anarkis, kita semua tetap berupaya untuk menahan diri.

“Kita percayakan ini kasus kepada jajaran Kepolisian Polres Baubau dan Polda Sultra, sehingga pelaku juga bisa segera di tangkap,” Ungkapnya.

Kontribusi : ATUL WOLIO

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here