Hj. Herawati Hamid Roe, Team Leader PT. Saudi Patria Wisata, Wilayah Sulawesi Tenggara

Kendari, Koransultra.com – Sebanyak 260 calon jemaah umroh Traver PT Saudi Patria Wisata wilayah Sulawesi Tenggara, harus mengalami penundaan keberangkatan karena virus corona. Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara waktu kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.  

Penghentian kedatangan jemaah umrah ini sebagai langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Arab saydi untuk mencegah penyebaran virus corona yang telah merebak di sejumlah negara.

Akibat dari peraturan itu, sebanyak 260 calon jemaah umroh PT. Saudi Patria Wisata Kendari Sulawesi Tenggara diminta untuk bersabar hingga Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pelayanan ibadah umrah.

“Saya kira hal ini wajar saja. Sama yang dilakukan negara lainnya memasangkan alat pendeteksi. Walaupun mengalami penundaan kami akan lakukan penjadwalan ulang dengan berkoordinasi dengan pimpinan PT Saudi Patria Wisata di Jakarta ,” ucap Team Leader PT Saudi Patria Wisata, Hj. Herawati Hamid Roe (02/03/2020)

Meski hanya penundaan, kata Hj. Herawati, hal itu tidak membuat penurunan semangat terhadap calon jemaah umrah di Sulawesi Tenggara yang ingin melaksanakan ibadah.
“Jadi saya berkeyakinan masa ini tidak akan lama berlangsung, demi kepentingan seluruh negara islam dan kepentingan Arab sendiri,” ujar dia. 

Hj. Herawati mengatakan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada seluruh jemaah umrahnya, terutama terhadap mereka yang akan berangkat umroh pada tanggal 5 Maret 2020.

“Kami pihak PT. Saudi Patria Wisata tidak akan mengenakan biaya tambahan kepada calon jamaah ketika akan berangkat nanti” tegas Hj. Herawati.

Kontributor: Dul

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here