Raha, Koransultra.com – Untuk memutuskan mata rantai Corona Virus (Covid-19), Tim Gugus tugas Pemda Muna, gencar lakukan sosialisasi di tingkat Kecamatan se Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 22 kecamatan tim gugus sudah menyelesaikan 20 Kecamatan tersisa dua kecamatan. Hal tersebut menindaklanjuti surat perintah Bupati Muna.

Bentuk pelaksanaan sosialisasi cosial destencing atau jarak pembatasan sosial menggunakan mobil keliling dan gelombang suara. Terlihat dilapangan terlibat Tim covid-19 Kecamatan, Desa bersinergi dengan tim gugus Pemda Muna menyuarakan kewaspadaan.

Kemudian tim Gugus Pemda, mengucurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga yang pulang dari perantau menjalani isolasi selama 14 hari diseluruh Kecamatan.

“Dalam pemantauan pelaksanaan tugas covid 19 melibatkan unsur tripika dan organisasi masyarakat. terus sosialisasi keliling sampai wabah covid dinyatakan bebas,” ujar Dahlan Kalega kadis Kominfo selaku kordinator publikasi dan informasi Covid-19, Sabtu 18 April 2020.

Tim covid-19 Pemda Muna, melakukan peninjauan perkembangan harga dan ketersediaan sembako.

“Mengenai harga pangan masi terkendali terutama harga beras sesuai harga Bulog. Tim gugus juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penimbunan sembako,” akuhnya.

Selain itu tenaga kesehatan ditingkat kecamatan melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berpotensi membawa virus. Dari 20 kecamatan yang dikunjungi belum adanya warga masyarakat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pengawasan (ODP).

“Berharap, Kepada seluruh elemen masyarakat menjaga pola hidup sehat, gunakan masker ketikan keluar rumah atur jarak serta patuhi atur pemerintah,” sampainya.

Kontributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here