La Kore Kepala Dinas Sosial Rapat dengar pendapat (RDP) gabungan komisi bersama DPRD Muna. Foto: Bensar Sulawesi

Raha, Koransultra.com – Mengurangi beban masyarakat terdampak wabah Virus Corona (Covid-19), pemerintah Kabupaten Muna melalui Dinas Sosial, petahkan penerima bantuan.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) gabungan komisi bersama DPRD Muna, Kepala Dinas Sosial, La Kore merilis masuknya bantuan tersebut.

Daftar bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos RI), kesejahteraan sosial 14199 penerima kepala keluarga (KK), didalamnya termaksud Sembako dan PKH. Bantuan Covid-19 sembako 4717 KK. Kemudian kebijakan Kemensosl, Bantuan Langsung Tunai (BLT) ditargetkan 7887 KK tambahan 2162 KK. Dinas Prov Sultra memberikan bantuan sembako kurang lebih 4000 KK.

“Jadi setelah diakumulasikan seluruh bantuan total penerima 32965 KK, sehingga kita kelebihan bantuan. Sedangkan data penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) 2971 KK artinya sudah aman dengan bantuan pusat dan provinsi,” ujar La Kore Kepala Dinas Sosial Muna, Selasa 28 April 2020.

Pihaknya, bagaimana dengan diluar data PMKS, seperti dampak Covid-19 tidak berdampak pada masyarakat miskin saja, makanya perlu dipetakan agar tidak terjadi tumpang tindih. Misalnya di desa menerima BLT barangkali konsentrasi non data PMKS.

Menyebut, kemudian yang menggunakan anggaran APBD sebesar Rp 4 miliar ini juga diluar dari data PMKS dengan penerima (KK) 3906.

“Jadi APBD Rp4 miliar dialihkan 26 kelurahan se Kabupaten Muna,” paparnya.

Harmini anggota DPR, mengatakan bantuan data PMKS yang telah melewati kapasitas dari 29 ribu sekian menjadi 32965 tentunya harus dipastikan penerima bantuan.

“Jadi kelebihan 3 ribu penerima bantuan yang menjadi soal jangan sampai terjadi ganda dan saya sepakat jika kelebihan tersebut dialihkan di 26 kelurahan,” sampainya.

Kontributor: Bensar Sulawesi

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here