Unaaha, Koransultra.Com– Sekian lama DPRD Konawe baru mengambil sikap terkait pembayaran honor aparat desa sekabupaten Konawe, yang sejak desember 2018 sampai April 2020 belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe.

Ketua DPRD kabupaten Konawe, Ardin yang di dampingi komisi I, Komisi II serta anggota Komisi III dalam konferensi pers nya mendesak pemerintah daerah kabupaten Konawe untuk segera tuntaskan honor Aparat Desa sebelum lebaran.

Ardin kecewa dengan sikap Pemerintah daerah yang sampai hari ini belum menunaikan kewajiban membayarkan hak para perangkat di 297 desa,sehingga dengan tegas dirinya memberikan warning kepada pemda Konawe menyelesaikan utang tersebut dalam waktu dekat ini.

“Pemerintah harus membayarkan, tidak ada alasan lagi untuk tidak dibayarkan, masyarakat sudah berdarah-darah membantu kita sebagai ujung tombak pemerintahan,” tegasnya

Kata Ardin, 30 anggota DPRD Konawe sepakat mendesak pemerintah daerah untuk segera membayarkan honor para aparat desa selama 17 bulan karena ini sudah menjadi kewajiban mandatoring pelaksanaan pemerintahan yang 10 persen dari DAU.

Menurutnya dana tersebut tidak bisa dihapuskan karena menjadi satu kewajiban pemerintah daerah yang mana menurutnya dana tersebut dianggarkan setiap tahunnya dan dengan langkah pemerintah daerah membayarkan honor aparat tersebut langkah untuk menghapus defisit keuangan kita, kata Ardin.

“Senin depan anggota DPRD Konawe melalui Komisi I akan menggelar rapat dengan intansi BPMD dan BPKAD untuk membahas soal pembayaran honor aparat desa,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Sekda Konawe, Ferdinan Sapan menanggapi santai desakan ketua dan anggota DPRD Konawe. Menurutnya, itu bukan desakan tapi imbauan.

Terkait pembayaran ADD, Ferdinan mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah menunggu penyeselesaian APBDes dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

“Perbup-nya sudah ada dan sudah ditandatangani bupati,nanti kita tinggal cek kas daerah,” katanya.

Mantan kepala BPKAD Konawe itu menjanjikan, pembayaran honor para aparat desa akan diupayakan cair sebelum lebaran.

“Kalau di kas daerah siap sembilan sampai sepuluh miliar, kita akan bayarkan ADD dua bulan. Kalau dua belas sampai tiga belas milliar, kita bayarkan tiga bulan. Diupayakan sebelum lebaran,” tutupnya.

Kontributor: Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here