PDRB Capai 6,51 Persen, Kabupaten Konawe Unggul Di Sultra 4 Tahun Terakhir


Unaaha, Koransultra.com – Kabupaten Konawe adalah salah satu kabupaten disulawesi tenggara yang  pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada Tahun 2021 mengalami peningkatan selama 4 tahun berturut-turut, hal tersebut berdasarkan dari rilis BPS Provinsi Sultra.

Menanggapi pencapaian tersebut, Bupati Konawe Kery Saiful konggoasa mengatakan keberhasilan tersebut dilihat dari semua sektor perekonomian yang sangat stabil dikonawe, setidaknya ada tiga elemen penting yang dijaga kestabilannya oleh Pemda konawe  yakni belanja daerah, belanja swasta atau investasi serta belanja rumah tangga.

” Ini semua hasil kerja sama semua elemen baik itu masyarakat, pemerintah serta pihak swasta, sehingga pencapaian ini saya bukan hanya untuk masyarakat Konawe semata tetapi juga  untuk masyarakat Sulawesi tenggara pada umumnya,” terang Kery.

Bupati Kery menuturkan semua sektor mendukung dalam pertumbuhan PDRB Konawe selama ini, salah satunya adalah sektor pertanian yang menjadi urutan kedua tertinggi dalam pertumbuhan PDRB setelah sektor industri.

“Pendapatan kita kemarin 18 kali lipat, cukup besar. Sehingga, kita di Konawe berfikir bagaimana pendapatan untuk negara kita. Jadi kita bangga karena jelas pendapatan buat negara,” lanjut KSK.

Diketahui melalui rilis BPS provinsi Sultra, PDRB Konawe pernah mencapai 11 persen pada tahun 2019 lalu, hanya dikarenakan pandemi Covid 19 turun menjadi 6,51 persen, untuk itu Bupati dua periode ini akan terus menggenjot pencapaian tersebut.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konawe, Sriani mengatakan, dalam empat tahun terakhir faktor yang mempengaruhi kenaikan PDRB Konawe adalah sektor industri yang berkembang pesat.

Kedua, Kabupaten Konawe meskipun dalam suasana pandemi Covid-19 masih mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi di sektor andalan pertanian, perikanan dan peternakan.

“Ini yang menjadi kunci sukses kita dalam empat tahun terakhir ini. Puncak kemarin pandemi 2020 memang ada beberapa sektor yang mengalami pertumbuhan minus tapi alhamdulillah itu ditutupi yang manufaktur dan sektor pertanian yang jadi kita punya andalan,” kata Sriani.

Selain itu, Sriani menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan untuk menggenjot pertumbuhan PDRB ini adalah dengan memanfaatkan belanja pemerintah sebagai stimulan untuk mendorong pertumbuhan PDRB.

“Selain kita stimulan sektor kesehatan kita juga stimulan sektor pertanian, peternakan dan perikanan makanya kemarin pada saat pandemi kita kasih bibit, pupuk gratis. Itu strategi kita sebenarnya,” tutup Sriani

Laporan : Nasruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *