
Unaaha, Koransultra.com – Kabupaten Konawe menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi tenggara dengan angka pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten tertinggi
Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti mengatakan Struktur ekonomi di Konawe lima tahun terakhir ini, itu didominasi oleh 4 sektor yaitu pertanian, pertambangan, industri pengolahan dan konstruksi.

Dan kegiatan pertambangan industri merupakan salah satu kontributor utama tingginya angka pertumbuhan tersebut. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sulawesi Tenggara menyebut sektor pertambangan dan penggalian merupakan kontributor terbesar terhadap tingginya angka pertumbuhan ekonomi tahun 2021, dengan pertumbuhan sebesar 28,16 persen.
“Share industri pengolahan sejak 2018 hingga 2021 terus meningkat. Tahun 2018 share industri pengolahan mencapai 11,10 persen dan 2021 mencapai 28,16 persen. Sedangkan share sektor pertanian 23,33 persen di tahun 2021,

Awalnya kata Agnes pada tahun 2017, pengiriman sektor pertanian merupakan yang tertinggi, yaitu sebesar 30,4 persen dari PDRB. Seiring dengan adanya perusahaan industri pengolahan logam dasar, sejak 2018, struktur perekonomian konawe mulai bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri pengolahan.
Selanjutnya Agnes membenarkan Pertumbuhan sektor yang memberikan share terbesar terhadap PDRB terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, kecuali sektor pertambangan dan konstruksi yang pada tahun 2020 mengalami kontraksi. Sedangkan sektor pertanian dan industri pengolahan masih terus tumbuh.
“Pertumbuhan sektor pertanian 2021 sebesar 2,08 persen, sektor industri pengolahan tumbuh sebesar 19,46 persen, sektor konstruksi tumbuh 6,51 persen dan sektor pertambangan tumbuh 1,87 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa menuturkan sebelumnya di tahun 2017, Kabupaten Konawe hanya menempati posisi 15 dari 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara dengan angka pertumbuhan ekonomi 5,21 persen. Namun setelah ia pimpin pertumbuhannya miningkat di tahun 2018 dengan 10,70 persen.
“Dimana pertumbuhan ekonomi Konawe di tahun 2019 menyentuh angka 11,84 Persen. Sedangkan di urutan kedua ditempati oleh Konawe Kepulauan di angka pertumbuhan ekonomi 7,36 persen. Sementara di posisi ketiga ada Muna Barat di angka 6,79 persen,” katanya pada awak media
Ia mengatakan strategi mendorong investasi daerah berskala besar, inilah yang menjadikan Konawe memiliki ketahanan ekonomi yang cukup kuat di masa pandemi. Ditandai dengan peningkatan produktifitas pada sektor manufaktur/industri.
Selain itu sektor usaha sektor pertanian, perikanan dan peternakan juga tetap memberikan sumbangsih positif pertumbuhan ekonomi dalam masa pandemi ini.
“Dalam memimpin daerah ada tiga sektor keuangan yang harus dijaga agar tetap stabil. Sektor itu adalah belanja pemerintah/kegiatan, belanja swasta/investasi dan belanja rumah tangga. Ketiga sektor ini harus stabil. Sehingga semua akan kita stabilkan, pertanian kita sudah aman. Tinggal yang kita mau tingkatkan lagi adalah sektor persampahan,” tutupnya. (ADV/NAS)




