
Unaaha, Korasultra.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan kabupaten Konawe tertinggi dari 17 kota kabupaten se-Sultra dengan persentase sebesar 6,51 persen.
Sektor pertanian berkontribusi 23,33 persen terhadap PDRB, pencapaian tersebut merupakan kontribusi terbesar kedua setelah industri pengelolaan logam dasar yaitu sebesar 28,16 persen.
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat ditemui, mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu faktor yang memicu laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Konawe dengan persentasi pertanian mencapai 23,33 persen ditahun 2021. ” Untuk meningkatkan pendapatan disektor pertanianĀ kedepan kita akan berikan program bibit gratis serta benih gratis pada para petani,” kata Kery.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara persentase pada sektor pertanian tersebut sempat naik, dimana tahun 2017, pengiriman sektor pertanian tersebut mencapai 30,4 persen dari PDRB Konawe, tren tersebut terus meningkat ditengah serangan pandemi Covid 19. Akan tetapi sektor pertanian tergeser setelah adanya sektor industri pengelolaan yang masuk ke Konawe.

Untuk itu Bupati Kery Saiful Konggoasa melakukan kolaborasi antara sektor pertanian dan sektor industri membuat pertumbuhan ekonomi dikonawe tidak diragukan lagi, terbukti beberapa penghargaan diberikan dari kementrian berupa investasi tertinggi dan laju pertumbuhan PDRB.
” Ditahun 2022 ini kita akan genjot tren yang ada, danĀ masalah pertumbuhan kita masih ada yang minus yakni di pengelolaan sampah, ini yang akan kita kejar pertumbuhannya, dan semoga tahun 2022 ini juga investasi kita mencapai 100 Triliun,” pungkasnya.
Laporan : Nasruddin




