Unaaha, Koransultra.com– Dalam rangka mengurangi beban kemiskinan akibat dampak Covid 19, Dinsos Konawe kembali akan mengusulkan 10 ribu data DTKS ke kementrian sosial republik indonesia.

Sebelumnya Dinsos telah menyalurkan bantuan pangan terhadap 7 ribu KPM yang telah terdata dan masuk sebagai penerima bantuan pangan yang dicairkan melalui kantor pos.” Pencairannya ini tiap tiga bulan dikantor pos,” jelas Agus Suyono, Kadis Sosial Kabupaten Konawe, beberapa waktu lalu.

Data penambahan tersebut adalah untuk menganulir penerima keluarga harapan baru serta keluarga rentan miskin yang nantinya diproyeksikan dalam bentuk program PKH, BPNT, JKN KIS, KIP, bantuan lansia serta disabilitas.

” Dan sudah sekitar 5000 calon KPM yang telah kami verifikasi dan validasi dilapangan untuk dimasukkan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan sejak pandemi Corona data kemiskinan dari data Dinsos terhitung sejak bulan Maret 2022 sebagian masyarakat berada pada rentan miskin. Yakni masyarakat yang mempunyai usaha atau penghasilan tetap dan dapat memenuhi kesehariannya.

Akan tetapi terhenti akibat adanya dampak pandemi virus Covid 19, dikatakan diantaranya adalah usaha masyarakat yang bergerak dibidang usaha dan jasa serta pelaku UMKM.

” Dengan adanya rentan miskin ini, bukan berarti angka kemiskinan bertambah, hanya saja UMKM kita diterpa dengan adanya pandemi, dan saat ini usaha-usaha kecil kita sudah mulai kembali berjalan,” Pungkasnya.

Laporan : Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here