
Unaaha, Koransultra.com– Dalam rangka menjaga kearifan lokal masyarakat Konawe.Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menggelar pelatihan lembaga adat desa.
Kegiatan berbasis kebudayaan itu digelar selama tiga hari ke depan. Pesertanya diikuti oleh seluruh lembaga adat yang desa desa se-Kecamatan Besulutu. Adapun penganggarannya menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2022.
Para peserta dalam kegiatan tersebut dilatih mempraktikan peletakan adat peohala, adat perkawinan mulai dari moawo niwule, mesokei, morumbandole, dan mowindahako.
Camat Besulutu, Nurlela Saranani yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan itu merupakan salah satu langkah dalam melestarikan kembali adat dan budaya lokal.
“Adat dan budaya merupakan warisan dari pendahulu kita. Sudah sepatutnya kita junjung tinggi sebagaimana dalam moto suku tolaki Inae kona sara iyei pinesara, Inaelia sara iyei pinekasara,” ujarnya.
Nurlela berharap, pelatihan adat yang digelar dapat meningkatkan kualitas SDM para pelaku adat di Kecamatan Besulutu. Di sisi lain juga dapat memotivasi desa-desa lainnya di luar Besulutu untuk melakukan kegiatan yang sama guna pelestarian adat dan budaya di Konawe, khususnya suku Tolaki.

“Dengan kegiatan ini, nilai-nilai budaya bisa direalisasikan di tengah-tengah masyarakat agar generasi pemangku adat menjadi lebih baik di masa mendatang,” tutupnya.
Laporan : Nasruddin




