Evaluasi Capaian Program Pemda, DPRD Konawe Gelar Rapat Paripurna LKPJ

Unaaha – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menggelar Rapat Paripurna masa persidangan II tahun 2025, Penyampaian Keputusan DPRD tentang Catatan dan Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Konawe Tahun Anggaran 2025 di Ruang sidang DPRD Konawe, Senin 05/05/2025.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya dan diikuti sejumlah Anggota DPRD Konawe, Pemerintah Kabupaten Konawe sendiri diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand Sapaan didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rapat Paripurna yang digelar setiap tahunnya ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian program kerja Bupati selama tahun anggaran 2024, termasuk pelaksanaan anggaran dan dampaknya terhadap masyarakat.

Suasana rapat paripurna sempat menghangat, sejumlah anggota Dewan Konawe mencecar pertanyaan kepada pemerintah terkait kebijakan-kebijakan strategis yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe.

Wakil Ketua I, Nuryadin Tombili  sendiri dalam rapat tersebut mengingatkan agar Pemerintah Daerah dapat memberikan informasi yang lebih terbuka dalam pemaparan LKPJ nya, “semua kepala OPD kami harap dapat memberikan penjelasan terhadap setiap poin dalam LKPJ.” Ungkapnya.

Dikesempatan itu pula, Joni Pisi salah satu anggota DPRD Konawe asal partai PDI Perjuangan meminta pemerintah agar memberikan penjelasn terhadap sejumlah program strategis daerah yang dinilainya belum menyentuh kebutuhan masyarakat secara konkret, “Kami ingin tahu secara spesifik, sejauh mana program unggulan yang disebut dalam LKPJ benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan. Jangan hanya selesai di atas kertas,” katanya  dalam Rapat Paripurna tersebut.

Sekda Konawe Ferdinad Sapan saat menanggapi pertanyaan dari legislator ini memberikan penjelasan bahwa hal itu dalam proses optimalisasi pelaksanaannya, “ada beberapa program memang masih dalam proses penyesuaian dan optimalisasi, namun prinsip transparansi dan target terhadap hasil tetap menjadi prioritas.” Terangnya.

“Kami terbuka terhadap semua evaluasi dari DPRD. Beberapa indikator memang belum maksimal, tetapi kami terus melakukan perbaikan dan akan menyampaikan data secara terbuka dalam rapat resmi nanti,” tutur Ferdinand.

Sekda Konawe ini berharap melalui kegiatan tersebut dapat tercipta sinergi antara eksekutif dan legislatif demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan Masyarakat. Pungkasnya. (Adv***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *