Sentil Keras Kedisplinan OPD di Rapat Paripurna RPJMD, Ketua DPRD Konawe: Hargai Undangan Kami

“Jadi kalau memang sudah tidak dihargai kami disini bagaimana juga kami bisa bersinergis"

Unaaha, Koransultra.com – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya berikan sentilan keras kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe atas kedisiplinan perangkat organisasi pemerintah daerahnya (OPD), hal ini berlangsung saat sidang paripurna konsultasi awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe 2025-2029 akan berlangsung, pada Rabu 04/06/2025.

Kehadiran OPD ini menjadi sorotan bagi ketua DPRD Konawe yang menegaskan pentingnya rapat ini, “sebelum saya memulai rapat ini ijin pak wakil mungkin ada yang ingin saya sampaikan,” ujar Made Asmaya.

“Setiap kita undang kepala kepala OPD ini saya lihat sudah mulai kurang perhatiannya pak wakil,” ujar Ketua DPRD Konawe dengan nada lembut namun intonasi tegas terasa menggema didalam ruang sidang Rapat Paripurna ini.

Sebanyak 26 orang anggota DPRD Konawe dari 30 orang hadir dalam rapat paripurna ini, hal inilah yang menurut ketua DPRD bisa dijadikan contoh bagi para OPD ini, “jadi kalau sudah DPR disiplin semestinya kami harapkan juga teman teman eksekutif, terutama teman teman para OPD eselon II dan III mestinya menghargai undangan kami,” ujar Ketua DPRD Konawe ini.

“Jadi kalau memang sudah tidak dihargai kami disini bagaimana juga kami bisa bersinergis jadi saya sudah amati dan banyak teman teman yang menyampaikan kepada saya setiap kita mengundang pak wakil rajin dan pak sekda tetapi OPD ini kurang tingkat kehadirannya, sekiranya bisa diatensi hal ini.” Pungkas Made Asmaya dengan nada bergetar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim merespon atensi yang disampaikan Ketua DPRD Konawe terkait kehadiran para OPD ini, “sebelum saya membacakan pidato Bupati Konawe saya ingin menanggapi atensi dari ketua DPRD terkait kehadiran para pimpinan OPD di acara yang sangat sangat penting ini karena ini terkait RPJMD yang mana ini adalah merupakan pijakan kita untuk melangkah kedepan, tanpa ini apa yang mau dibuat dalam lima tahun,” katanya.

“Jadi tolong para pimpinan OPD, para kabag kalau ada undangan undangan rapat paripurna di DPR, mohon itu diperhatikan untuk datang itu adalah respon kami pak ketua,” ujar mantan Legislator DPRD Sultra ini.

Menurut Wakil Bupati Konawe, saat ini ada beberapa OPD yang sedang ditugaskan dilokasi Konflik Sosial Desa Tawamele, “hari ini ada beberapa OPD sedang kami tugaskan terkait dengan kasus di desa tawamelewe kami sedang tugaskan melakukan sosialisasi kepada para pihak karena yang tidak ingin membongkar rumahnya dalam tiga hari itu maka besok sudah saatnya kita eksekusi,” katanya.

“Namun yang tidak terlibat dalam hal itu dan juga tidak hadir disini dan juga tidak jelas apa kegiatan penting lainnya diluar ini bisa juga kami mencermati secara politik jangan sampai tidak mau hadir disini sekalipun ini acara yang sangat penting bagi kita RPJMD ini,” sambungnya.

“Mungkin karena yang hadir hanya pak sekda dan wakil bupati yang kebetulan juga bersidangnya hanya dikantor wakil rakyat ini, jadi wakil semua kita disini, ini juga saya perlu jadi bertanya siapa tau pimpinan OPD nya ini hanya mau hadir kalau Bupati pi yang hadir, tapi saya tetap berfikir positif.” Pungkas Syamsul Ibrahim menanggapi respon Ketua DPRD Konawe terkait Tingkat kehadiran OPD dalam rapat tersebut.

Laporan: Andriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *