Unaaha, Koransultra.com – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar mengimbau kepala Desa se Kabupaten Konawe untuk lebih mengoptimalkan sosialisasi kepala masyarakat terkait bantuan uang duka, saat ini kata Bupati dana bantuan tersebut masih belum terasalur secara maksimal, ujarnya saat rapat Evaluasi pelaksanaan kegiatan Expo Inovasi Desa bersama ratusan Kepala Desa pada Sabtu 08/11/2025.

Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Konawe, H.Syamsul Ibrahim, Kajari Konawe, Fachrizal, S.H, Sekda serta jajaran OPD lingkup Pemkab Konawe.
“Ini program kami bersama Pak Wakil Bupati, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, jadi kami meminta agar para Kades bisa ikut membantu memaksimalkan sosialisasinya,” ujar Bupati.
Diktetahui dana bantuan uang duka ini sebesar Rp. 2 juta, yang bisa diurus langsung oleh keluarga almarhum dengan membawa dokumen pengantar dari Kepala Desa atau Lurah setempat, “dananya masih ada di kas pemda, tinggal diajukan permintaanya, jadi kami minta pak Desa bisa dibantu warganya agar dapat menerima dana bantuan itu,” jelas Bupati Yusran.
“Jika program ini sukses, maka kesuksesan itu tak luput dari kerja teman teman dibawah (Kades/Lurah.red),” lanjut Bupati Yusran.
Bupati Konawe juga menyinggung soal insiden meninggalnya aparat desa yang diduga kelelahan saat menjaga stand pameran, “tolong diperhatikan jadwal pergantian petugas jaganya, jangan diporsir akhirnya kelelahan, kami harap kejadian ini tidak terulang, bantuan duka ini juga bisa diuruskan untuk keluarga almarhum,” tutur Bupati Konawe.
Dikesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim ikut menjelaskan terkait program bantuan uang duka tersebut, “masyarakat desa selain pns, P3K, atau pensiunan bisa mendapat bantuan tersebut,” ujarnya.

“Program ini kami prioritaskan untuk masyarakat kurang mampu, namun meski dia kaya kalau mereka membutuhkan nanti mengurus surat keterangan tidak mampu dan dokumen pendukung sebagai syarat penerima bantuan ini, bisa langaung diurus di desa masing masing,” tambahnya.
Syamsul Ibrahim kembali mengingatkan agar para Kades dalam proses pengurusan dana bantuan tersebut, “kita tidak ingin mendegar kemudian pak desa tidak mau mengurus suket karena bukan pendukung, ini berbicara kemanusiaan disinilah bapak atau ibu membuktikan sebagai seorang negarawan yang benar benar perduli dengan warganya” ingatnya.
“ini adaah bagian dari tugas tambahan dari bapak dan ibu kades, semoga bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” pungkas Wabup Konawe ini.
Laporan Andriansyah Siregar




