100 Ha Lahan Warga Terancam Gagal Panen, Wabup Konawe Syamsul Ibrahim: Kami Atensi

Unaaha, Koransultra.com – Warga dan petani di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan kekhawatiran serius terkait penutupan sementara saluran pengairan yang selama ini menjadi sumber utama aliran air ke lahan pertanian. Penutupan tersebut dinilai berpotensi menghambat proses tanam hingga panen petani, khususnya pada musim tanam yang sedang berlangsung.

Salah satu akun media sosial @geraldo dalam postingan Koransultra mengomentari terkait hal ini. Dirinya meminta agar pemerintah daerah turun tangan mengatasi keresahan petani ini.

“tolong juga pak bupati tinjau lahan persawahan wilaya wawatobi dampak dari penutupan bendungan. ada kurang lebih 100 hektar pak. bisa2 gagal panen kami pak,” tulisnya dibarengi emoticon menangis.

“kami mengolah lahan di bagi pak kami pakek modal pinjam di bank pak (Emot permohonan). kalau gagal panen kami mau bayar pake apa pak mohon perhatianya pak.” Tulisnya lagi dalam postingan Koransultra terkait Bupati Konawe salurkan bantuan kepada Masyarakat di Aceh.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim menyebut Pemerintah akan mengatensi keluhan warga ini, “nanti kami akan koordinasi dengan para pihak terkait adanya penutupan saluran pengairan ini,” ucap Mantan Legislator DPRD Sultra tiga periode ini saat diwawancarai disela sela kegiatan penyaluran bantuan Alat Pertanian, Selasa 16/12/2025.

“Segera, kami akan ambil langkah langkah terkait hal itu,” ujarnya lagi.

Dikatakannya, apa yang menjadi keluhan masyarakat ini akan menjadi perhatian pemerintah, “100 Hektar itu cukup luas, semoga kami bisa segera mencarikan solusi penanganan terhadap keluhan warga ini,” pungkas H. Syamsul Ibrahim.

Laporan: Andriansyah Siregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *