Apel Gabuangan Foto Dekri/Koran Sultra
Apel Gabuangan Foto Dekri/Koran Sultra

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wanita Kolaka Timur (Koltim), inisial NM harus menanggung malu karena terjaring razia saat sedang berduaan didalam kamar kos Gelap-gelapan bersama pacarnya SR yang merupakan pegawai kelurahan di Kabupaten Konawe Kamis (29/12) malam.
http://www.activesearchresults.com
NM yang merupakan salah satu praja wanita di Koltim ini, harus malu ditertawai teman seperjuangannya sendiri, yang kepergok berduaan dengan suami orang. Informasi yang dihimpun, MN merupakan pegawai honorer yang saat ini berstatus janda, sedangkan pacarnya SR berstatus suami orang. Kedua pasangan ini diketahui sudah menjalin hubungan yang cukup erat. Tidak heran, saat razia di kos-kosannya keduanya sedang tertidur lelap.
http://www.activesearchresults.com/addwebsite.php
Saat di ketuk rumah kosnya, NM dan SR tidak memperdulikan, nanti salah satu petugas mengancam mau mendobrak pintu mereka, baru keduanya bangun dan bergagas cepat. ”Tunggu dulu pak, saya cari dulu kunci motorku,” jawab SR pada sejumlah petugas di luar.

Saat membuka pintu, NM terkejut karena yang melakukan razia merupakan satu kantornya sendiri di Satpol PP koltim. NM yang ketahuan itu, sempat menolak saat diajak ke kantor Polsek rate-rate untuk dimintai keterangan tentang status keduanya. ”Saya tidak mau ke polsek, ada kasat ku, dia lihat saya nanti,” tolak NM pada sejumlah petugas. NM akhirnya ikut ke Kantor Polsek Rate-rate, karena diajak paksa oleh provosnya sendiri.
http://www.activesearchresults.com/login/register.php

Apel Gabuangan Foto Dekri/Koran Sultra
Apel Gabuangan Foto Dekri/Koran Sultra

Kapolsek Rate-rate AKP. M. Anton Bayangkara mengatakan, kegiatan Razia rumah Kos-kosan tersebut, merupakan kegiatan cipta kondisi gabungan antara Polsek Rate-rate, Satpol PP, dan Pemerintah setempat dalam rangka menjelang tahun baru. ” Ini merupakan kegiatan cipta kondisi, menjelang tahun baru. Kami beserta pemerintah setempat mendengar informasi, jika diwilayah hukum kami banyak berdatangan penduduk dari luar tanpa identitas termaksud hubungan tanpa status. Sehingga kami dan gabungan dari pemerintah kelurahan serta Pol pp melaksanakan razia pada sejumalah rumah kos-kosan,” ujar Anton di Ruang kerjanya.
www.activesearchresults.com/login/register.php
Kata Anton, saat pemeriksaan, para pasangan gelap ini mengaku jika keduanya sudah menika siri. Namun belum terlegalisasi dari pemeritah setempat.
http://www.activesearchresults.com/help/about.php
”Untuk langka awal, keduanya kami berikan pembinaan. Karena kasus tersebut merupakan temuan. Namun, kami masih mendalami juga jika keduanya terbukti melakukan perzinahan, maka kami akan melakukan proses,” kata Anton pada Koran Sultra.
http://www.activesearchresults.com/searchform.php
Anton berharap, bukan hanya menjelang tahun baru saja, kedepannya tidak ada lagi oarang yang masuk tanpa status. ”Pada prinsifnya tujuan kami adalah jangan ada lagi kedepannya yang masuk ke daerah kami tanpa hubungan status yang jelas, baik itu KTP, maupun status hubungan sosialnya,” harapnya.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

1 KOMENTAR

  1. Buat bapak Kapolsek beserta jajaran & Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) saya ancungkan dua jempol dan makin ditingkatkan keamanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here