La Bou asisten II sekaligus pelaksana dinas PU kabupaten Muna, diperiksa oleh kasintel kejaksaan La Ode Abdul Sofyan. SH, foto : Bensar
La Bou asisten II sekaligus pelaksana dinas PU kabupaten Muna, diperiksa oleh kasintel kejaksaan La Ode Abdul Sofyan. SH, foto : Bensar

Raha, Koran Sultra – Kejaksaan Negeri Muna, terus mendalami Penggunaan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Muna yang angkanya cukup besar yakni Rp. 200 Miliar.

Sebelas SKPD di Periksa soal Anggaran DAK 2015 ini, begitu Juga Plt. Dinas PU, La BOU yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Muna.

IKLAN KPU

Meski sempat mangkir dari Panggilan Penyidik, Plt. Kadi PU, La Bou Asiten II akhirnya hadir menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Muna.

Anggaran DAK tersebut diduga lintas anggaran tahun 2016, dimana sebelas SKPD usai dilakukan pemeriksaan.Terahir La Bou menjalani pemeriksaan pada pukul 09. 50 wita diruang kasintel kejari.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Muna, Badrut Tamam, SH. MH, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara maksimal, “kita akan mempercepat pemeriksaanya agar diekspos sekaligus. ” jelas Kajari Badrut Tamam Kamis (29/12).

Selain para SKPD ini, Ketua Bangar DPR Muna Mukmin Naini, dan Sekda,Nurdin Pamone selaku ketua tim dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan terkait dana DAK.

“kita Espos dulu, baru panggil, Tentunya itu tambahan untuk pemeriksaan. “ujar kasintel, La Ode Abdul Sofyan. SH.

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here