Raha, Koran Sultra – Puluhan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Pemuda Pelajar Kecamatan Watopute (APPPKP), terpaksa harus kecewa saat mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Muna untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait anggaran pengaspalan jalan Matarawa-Watupute Kabupaten Muna, pada Kamis (25/5).

Bagaimana tidak, setibanya di Gedung DPRD tak seorangpun anggota Legislatif yang berada di kantornya, Sebelumnya tujuan para pendemo usai melaksanakan aksi dikantor dinas PU, mereka menuju di kantor DPRD, untuk memastikan anggaran perbaikan jalan di desa Matarawa Kecamatan Watopute sebesar Rp. 4,4 Miliar tahun 2018 dari DAK yang sesuai pernyataan pihak dinas PU Muna, bahkan sudah disepakati melalui surat pernyataan yang bermeterai, yang intinya akan dilakukan penyegelan Kantor Dinas PU jika saat dipertanyakan di DPR dan tidak terdapat ada anggarannya.

Amatan awak media, Ketua APPPKP Samsul Alam,selaku kodinator lapangan bersama puluhan massa didepan kantor DPR memaksa untuk masuk dikantor DPRD bahkan sempat terjadi aksi dorong dengan pihak aparat, selain itu para demonstran juga sempat mengancam bakal menyegel kantor DPR.

” Bagaimana kami melayangkan aspirasi kalau kemudian tidak ada anggota dewan yang betandang, padahal kami jauh sebelumnya telah masukan surat kedewan pada hari Senin tanggal (22/1) bahkan tertib administrasi, ” Ujarnya Bersama Kepala Desa Mata Rawa.

Sementara itu Sekwan DPRD Muna Usaman saat menerima aksi tersebut, mengatakan komisi I dan komisi III baru berangkat diluar daerah, sementara komisi II masih ada agenda di Jakarta.

” Aspirasi ini saya sampaikan kepada pimpinan, maka kita agendakan rapat dengar pendapat pada hari senin depan, “ujarnya, usai mengubungi salasatu anggota legislator yang tengah berada diluar daerah.

KONTRIBUTOR : BENSAR

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here