Raha, Koran Sultra – Rumah salah satu jurnalis di Muna nyaris ludes dilalap si jago merah. Insiden ini terjadi sekitar pukul 19.00 wita pada Selasa 24/07 kemarin, diduga api berasal dari arus pendek listrik dari perangkat elektronik yang lupa dimatikan si pemilik rumah. TV milik Muhammad Syahrial Ashaf (52) selaku direktur Laval Muna ini meledak dan nyaris meluluhlantakkan rumahnya yang terletak di Kelurahan Raha III, Kecamatan Katobu, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Beruntung api berhasil dijinakkan oleh Tim pemadam kebakaran sebelum sempat merembet kerumah warga lainnya. Syahrial Ashaf saat ditemui dilokasi kejadian menuturkan kronologi insiden kebakaran yang dialaminya, dikatakannya saat dia tiba dikediamannya sekitar pukul 19.00 wita dirinya merasa heran karena hanya rumahnya saja yang mengalami pemadaman lampu. ” Saat saya membuka pintu rumah, ternyata televisi didalam rumah terbakar sayapun berusaha memadamkan api ” katanya.

“Saya langsung memadamkan api, hanya saja saya terjatuh dikarenakan banyaknya asap di dalam rumah. Saya langsung keluar dan memanggil bantuan oleh warga sekitar, “ujarnya

Sebelumnya Sarial Asaf, pada pukul 17.00 meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah orang tuannya di Jalan Agus Salim, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu. Lanjut dia, saat meninggalkan rumahnya, tv yang berada di ruang tengah dalam keadaan menyala dan lupa dimatikan.

“Jadi yang terbakar itu, lemari tv dan sebuah kasur. Saya tinggal sendir di rumah dan untuk kerugian akibat kekadian ini, saya belum mengetahui pasti, “jelasnya.

Sementara itu, salah satu petugas Damkar Muna, Rahman mengatakan, dirinya mendengar laporan dari masyarakat bahwa salah satu rumah di Jalan Made Sabara mengalami kebakaran.

“Saat kita tiba dan masuk ke dalam rumahnya, kita lihat televisi, lemari televisi kasur terbakar. Serta banyak gumpalan asap di dalam rumah tersebut,”cetusnya

Dengan kejadian tersebut, pihak Damkar Muna mengerakkan dua unit mobil damkar untuk memadamkan api.

KONTRIBUTOR : BENSAR

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here