Lasusua, Koran Sultra – Dalam rangka pendampingan serta monitoring dan evaluasi rencana aksi pemberantasan Korupsi di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra), Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kali ini melakukan kunjugan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Jum’at (3/8/2018).

Kunjungan lembaga anti korupsi ini akan fokus melihat delapan sektor progres yang dibuat masing-masing instansi serta kemajuan dalam tahap perencanaan anggaran di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) kolut. Kedelapan progres tersebut meliputi, Perencanaan anggaran, pelayanan terpadu Satu pintu, peningkatan kapabilitas apip, management aset daerah, optimalisasi pendapatan hasil daerah, tunjangan perbaikan kinerja, serta terkait dengan dana informasi dan komunikasi.

IKLAN KPU

“Sudah ada beberapa kemajuan progresnya, namun masih banyak yang perlu diperbaiki,” kata Tim Monitoring KPK, Hery Nurdin kepada awak media.

KPK meminta kepada pemkot Kolut untuk mengelolah serta memonitor setiap anggaran APBD agar sesuai dengan nit dan kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak ingin ada korupsi di lingkup pemda kolut, baik itu berupa barang dan jasa, mark up perencanaan HPS serta pelayanan publik agar tidak ada pungli dan suap ” pintahnya

Dalam memonitoring dan mereviu progres disetiap daerah, KPK juga telah menggunakan aplikasi untuk memonitoring pencegahan korupsi.

“Jadi, walaupun kami di jakarta, Kami bisa melihat progresnya seperti apa,” katanya.

“Kami berharap dengan hadirnya KPK di Kolut ini, agar tidak ada permufakatan jahat, persekongkolan jahat serta memperkaya diri sendiri,” imbaunya.

KONTRIBUTOR : FYAN

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here