FR didampingi kuasa hukumnya Hasrun, Muhammad Dedy, Sulaiman dan Aries Ramadan.
Foto: La Ode Muh. Faisal Penasultra.com

Kendari, Koransultra.com – Melalui empat orang kuasa hukumnya, FR membantah telah menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) palsu untuk PT Celebes Litho Jaya dengan mengatasnamakan PT Bososi Pratama.

Salah satu kuasa hukum terlapor (FR red) Hasrun mengatakan, hingga saat ini kliennya FR masih resmi menjabat sebagai Direktur Operasional di PT Bososi Pratama. Hal itu dibuktikan dengan surat keputusan Direktur PT Bososi Pratama nomor 04/SK/BP/IX/2017 tentang pengangkatan struktural FR sebagai Direktur Operasional.

“Sampai hari ini, Surat Keputusan ini tidak dibatalkan,” ujar Hasrun saa ditemui di Kendari, Selasa (29/1/2019).

Untuk itu, pihaknya bakal melakukan upaya-upaya hukum, dalam hal ini melaporkan Fatahillah selaku oknum yang mengatas namakan kuasa hukum PT Bososi Prtama.

Hasrun menilai pelaporan dugaan pemalsuan SPK yang dilakukan Fatahillah tidak benar. Selain itu, kliennya juga merasa telah dicemarkan nama baiknya karena namanya disebut-sebut di beberapa media online.

“Kami akan melakukan pelaporan balik dugaan pelanggaran Undang-Undang IT yang dilakukan oleh oknum tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Fatahilkah selaku Kuasa Hukum PT Bososi Pratama, secara resmi melaporkan FR ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra Senin (28/1/2019) kemarin. FR dilaporkan atas dugaan penerbitan SPK untuk PT Celebes Litho Jaya dengan mengatas namakan PT Bososi Pratama.

Kontributor : Azril

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here