Ilustrasi

Kendari, Koransultra.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih menyelidiki laporan kasus duguaan pemalsuan Surat Perintah Kerja (SPK) PT Bososi Pratama.

Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Sultra, AKP Gusti  K Sulastra mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Sejauh ini dua saksi. Kemarin sebenarnya ada satu orang saksi lagi tapi tidak hadir. Kita sudah agendakan nanti Senin baru kita periksa lagi,” ungkap Gusti di ruang kerjanya, Kamis 7 Februari 2019.

Sebelumnya, kuasa hukum PT Bososi Pratama, Fatahillah melaporkan oknum berinisial FR karena telah menerbitkan SPK dengan mengatasnamakan PT Bososi Pratama.

SPK palsu yang dibuat FR berisi perintah kepada PT Celebes Litho Jaya (CLJ) untuk melakukan eksplorasi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bososi Pratama di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

“Setelah dikonfirmasi kepada pihak PT Bososi, ternyata PT Bososi tidak pernah mengeluarkan surat ini,” beber Fatahillah usai melapor di Polda Sultra pada 28 Januari 2019 lalu.

Kontributor : Azril

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here