Kadis Kesehatan Kota Baubau Dr. Edy Natsir.

Baubau, Koransultra.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau imbau warga untuk dapat memanfaatkan Puskesmas di masing-masing kecamatan.

“Saya menghibau kepada masyarakat untuk lebih memanfaatkan posyandu dan puskesmas. Sekarang Puskesmas memberi bantuan operasional kesehatan, yaitu penyuluhan kepada masyarakat,” ujar Dr. Edy Natsir.

Dikatakan Edy Natsir, Puskesmas didirikan tidak hanya mengurusi pasien sakit semata. Melainkan orang sehat juga dilayani. Utamanya konsultasi masalah kesehatan.

“Fungsi lain puskesmas adalah miningkatkan pengetahuan masyarakat dan mengubah perilaku masyarakat agar hidup dengan pola sehat. Masyarakat cenderung tidak mengerti tentang kesehatan. Oleh-nya itu saran saya bertanyalah kepada para ahli medis di Puskesmas-puskesmas terdekat,” kata Edy Natsir.

Edy Natsir menambahkan, menjelang Hari Gizi Nasional (HGN) yang jatuh pada 28 Februari mendatang, Pihaknya tidak membuat kegiatan seperti acara seremonial.

“Fokus kami di hari HGN nanti yaitu, pemenuhan gizi. Ini bertujuan untuk menurunkan angka Stanting,” ujarnya, Selasa (26/02/2019).

Stanting kata dia yaitu kondisi fisik anak yang lahir dengan kondisi tubuh tidak normal.

“Seperti pendek, kerdil, kecil serta anak cenderung Bodoh,” jelas Edy Natsir pada Koransultra.com.

Dijelaskannya, guna mengurangi angka Stanting orang tua seyogyanya dapat mengetahui kebutuhan bayi.

“Saat bayi berusia 1000 hari pertama, 9 bulan 10 hari sejak dalam kandungan dan 2 tahun. Serta setelah kelahiran bayi. Sehingga Asi dari ibu itu harus diberikan sejak bayi lahir sampai minimal usia 6 bulan. Setelah lepas dari usia 6 bulan barulah bayi diberikan asupan gizi yang lain seperti SUN,” jelasnya.

Kontributor : Ridwan Amsyah

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here