Sekretariat DPRD Konsel saat berpose bersama saat kegiatan Kepotrokoleran, Foto: Kasran

Andoolo, Koransultra.Com– Sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah, kabupaten Konsel menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang di pimpin langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs. Jeni di lantai II Kantor DPRD Konsel, Rabu (22/05/19).

Jeni mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada semua bagian yang ada di Sekretariat DPRD tentang Keprotokoleran.

“Saya harap bimbingan teknik ini di ikuti dengan baik, karena ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman kita tentang keprotokoleran, dengan tujuannya agar Agenda-agenda DPRD bisa berjalan lebih baik lagi merujuk pada aturan yang berlaku,” katanya.

Kabag Humas dan Protokoler, Astrid Yani Kadir, SE mengatakan bahwa selama ini selalu ada keluhan dari pimpinan dan anggota DPRD terkait pelayanan keprotokoleran yang masih belum maksimal dikarenakan kurangnya staf dibagian protokoler itu sendiri.

Maka beliau berinisiatif, lanjut Astrid membuat suatu Tim yang dinamakan Tim Reaksi Cepat Protokoler yang didalamnya terdapat para Kepala Bagian, Kepala Sub bagian, Staf di Lingkup Sekretariat DPRD Konsel dan Bagian Umum Pemda Konsel.

“Karena kami ingin membangun kerja sama yang baik antar bagian-bagian di Sekretariat DPRD Kabupaten Konsel dengan Bagian Umum Pemda Konsel maka dibentuklah Tim Reaksi Cepat Protokoler, sehingga nantinya segala informasi yang diperuntukan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD dapat dengan mudah di ketahui dan lebih up to date lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Tambahnya, Tim Reaksi Cepat ini akan dibuatkan Grup WhatsApp sehingga jika ada acara Pemda yang mengundang Pimpinan dan Anggota DPRD, maka diharapkan Protokoler Pemda akan memberitahukan hal tersebut di grup ini begitupun sebaliknya Protokoler Sekwan akan meneruskan informasi tersebut kepada Pimpinan dan Anggota DPRD.

“Kami harapkan dengan adanya Tim ini dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemda dan DPRD Kabupaten Konawe Selatan sehingga semua Kegiatan yang ada dapat berjalan dengan baik dan benar,” imbuhnya.

Sementara itu, Reni Emilda Susanna selaku Narasuber mengatakan bahwa bimtek ini bertujuan memberikan pedoman penyelenggaraan suatu acara agar berjalan tertib, rapi, lancar, teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku secara nasional mau pun internasional.

“Dalam keprotokoleran sangat penting adanya koordinasi antar organisasi atau bagian-bagian agar kegiatan yang dilaksanakan tidak saling bertentangan dan simpang siur, sehingga saya sangat setuju jika dibentuk tim seperti yang disebutkan ibu yani tadi,” tuturnya.

Dalam bimtek ini, lanjut Reni, beberapa hal masalah keprotokolan seperti; penataan tempat duduk, tata upacara dan tata penghormatan. Seorang protokoler harus cepat tanggap dan menciptakan hubungan baik selama acara atau kegiatan dilaksanakan.

“Salah satu contoh jika ada pejabat yang mewakili pejabat negara yang diundang, maka yang mewakili tidak diperkenankan untuk duduk ditempat pejabat yang diwakilinya, disini petugas protokoler harus menyampaikan dengan sopan dan menunjukan tempat duduknya sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Konributor: Kasran

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here