AGMU Demonstrasi, Tuntut Tindak lanjut Korupsi Dinas Perikanan Baubau

Baubau, Koransultra.com – Puluhan mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Baubau melakukan demonstrasi menyoal kembali isu strategis yang ada di Kota Baubau yaitu kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Dinas Perikanan Kota Baubau.

Penggelapan dana sebesar Rp 241.136.000 oleh Kepala Dinas ditahun 2017 silam yang dibuktikan dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bernomor 22 A/LPH/XIX/05/2018, Kamis 13 Juni 2019.

Sasaran utama massa aksi antara lain terpusat pada Kejaksaan Negeri Baubau, Dinas Perikanan Kota Baubau dan Kantor Walikota Baubau dari pukul 10.00 – 14.45 Wita.

Koordinator Lapangan (Korlap) Arisman saat berorasi mengatakan Kejaksaan adalah salah satu lembaga Negara Yudikatif resmi yang berfungsi menyidik segala kasus hingga tuntas sebelum masuk dalam rana persidangan.

AGMU Demonstrasi, Tuntut Tindak lanjut Korupsi Dinas Perikanan Baubau

“Seharusnya dalam hal ini Kejaksaan harus menuntaskan kasus yang menjadi kewenangan kejaksaan yakni menuntaskan kasus Tipikor penggelapan dana pada pendapatan daerah yang beroknumkan kepala dinas perikanan beserta beberapa koleganya,” Ungkap Korlap

Sektor Perikanan sebagai salah satu sektor sumber pendapatan daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau,
“Ini tidak dapat di biarkan, kejaksaan harus serius dalam mengawal kasus ini sebab sangat banyak merugikan masyarakat dan daerah yang kita cintai ini,” Tambahnya.

Terlebih lagi massa aksi yang mendesak untuk bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Baubau tetapi Kajari Baubau sedang tidak berada ditempat, sempat berdiskusi dan adu argumen tidak terelakkan terjadi antara demonstran dengan pihak keamanan dan Kasi Intel Kejaksaan Baubau

Saat hearing, Kasi Intel Kejaksaan Baubau Ruslan menyampaikan berkas yang di limpahkan kepada kami terkait kasus Tipikor tersebut telah masuk sejak awal 2018 lalu, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan.

Massa pun melanjutkan aksinya didepan Dinas Perikanan untuk bertemu Kadis Perikanan namun Kadis sedang tidak berada di Kantor, dengan gesit massa yang frontal hendak menyegel ruang Kadis tapi terhalau oleh aparat Kepolisian yang menimbulkan saling gesek antara massa aksi dan aparat Kepolisian.

Tak sampai disitu saja, massa melanjutkannya aspirasinya ke Kantor Walikota, dengan tuntutan agar Walikota Baubau segera mencopot Kepala Dinas Perikanan.

Dikesempatannya, Walikota Dr. H. AS Tamrin, MH menyempatkan bertemu massa aksi dan langsung menanggapi tanggapan dari peserta aksi, walikota Baubau menyampaikan beberapa hal.

“Saya bersyukur dengan adanya aktifitas-aktifitas seperti ini. unjuk rasa itu penting karena saya tidak mungkin tau semua hal di daerah ini, jadi saya mengucapkan terima kasih kepada kalian,” Tutur Walikota.

Terkait kasus korupsi yang menjaring Kadis Perikanan, Lanjut Wali Kota dua periode “Itu kan saat ini telah dalam proses hukum, yaa kita ikuti dulu proses itu, saya juga tidak akan mau membiarkan anak buah saya berbuat kesalahan karena nama baik saya juga nantinya yang hancur”.

Waktu yang singkat Terkait tuntutan massa aksi, AS Tamrin mengarahkan kepada Asisten I.

“Apa yang menjadi tuntutan kalian, nanti tinggal dia (Asisten I, Red) yang berkoorninasi sama saya dan akan saya lakukan tindakan yang sesuai dengan aturan main yang berlaku,” tutup Walikota.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here