Kemarau Panjang, warga Buton Kesulitan Air

Buton, Koransultra.com – Warga desa sampuabalo krisis air bersih Kemarau panjang menyebabkan kekeringan Sumur warga , Sebagian warga kesulitan air bersih selama berbulan-bulan.

Krisis kekeringan ini dirasakan Ratusan kepala keluarga di Dusun Larangka , Desa Sampuabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten buton, Sulawesi tenggara, Sumur milik warga mengering. Setiap pagi atau sore hari, warga beraktivitas mencuci baju dan alat rumah tangga di mata air yang mengalir di tepi pantai warga menyebutnya Topa. Di topalah satu-satunya sumber air yang diandalkan warga desa sampuabalo pada musim kemarau. Kalau mencuci langsung di Topa , tapi kalau untuk mandi dan memasak air diangkut menggunakan ember. Setiap hari seperti ini, sudah ada tiga bulan. kalau sumur di rumah sudah kering, tidak mengeluarkan air,” ujar Marwin (35), warga setempat selasa (27/8/2019).

Warga lainnya, Reni (30), harus bolak balik mengangkut air ke rumahnya untuk keperluan rumah tangga. “Berharapnya musim kemarau ini segera berakhir, hanya bisa berdoa. Mudah-mudahan pemerintah daerah kab.Buton juga bisa mengirim bantuan air bersih ke desa kami, sedikitnya bisa membantu keperluan air bersih untuk memasak.ujar Reni.

Kontributor : La ode Jani

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here