Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse saat memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi

Baubau, Koransultra.com – Segala upaya Pemerintah ‘Tampil Manis’ yang berprioritas pada perwujudan kemadirian masyarakat dan pengurangan angka pengangguran melalui Ekonomi Kerakyatan.

Hal itu, ditanggapi langsung Dinas Koperasi Usaha Makro Kecil Menengah (UMKM) Kota Baubau bersama Bank Sultra, dengan menggelar sosialisasi pengembangan UMKM tentang Skim Kredit bersama Bank Sultra , dengan menghadirkan ratusan pelaku usaha se-Kota Baubau, di Aula Hotel Mira Baubau. Senin (16/9) Pukul 14.00 Wita.

Acara tersebut, Walikota Baubau Dr H As Tamrin MH di wakili Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse membuka dengan resmi. Dalam sambutannya, Wawakot mengulas, betapa penting ekonomi kerakyatan melalui UMKM, sehingga tak pungkiri, sebagai salah satu dari 3 (tiga) pilar pertumbuhan ekonomi Kota Baubau.

Peran Dinas Koperasi UMKM, didalam Merealisasikan visi besar dari Kota , yakni lebih maju, sejahtera dan berbudaya yang dibangun atas empat pilar, salah satunya pilarnya adalah penguatan ekonomi kerakyatan. Jadi hari Ini adalah implementasi dari Dinas Koperasi,”

Kedepan, Lanjut Wawakot. Bahwa Place (tempat) salah satu poin utama guna pengembangan UMKM, salah koordinasi yaitu pihak Dinas coba membuka ruang dengan Lippo Plaza Buton. Kita juga coba bangun kerjasama pihak perusahaan lain (CSR), Kata Monianse.

Pada sistem ‘Skim Kredit’ ini, para usahawan diharapkan bisa mendapatkan bunga rendah (KUR). Ditambah para pelaku juga diberikan kemudahan syarat peminjaman.

Ditempat yang sama Kepala Dinas (Kadis) Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Baubau Drs Yakub MSI, juga mengutarakan, agar para pelaku UMKM bisa berkisanambungan, sekaligus membuka peluang kerja bagi pencari kerja.

“Inilah yang kita upayakan, agar usaha yang mereka geluti bisa berkembang kedepan,” Ungkapnya.

Sisi lain, lebih jauh Kadis paparkan, dengan saat ini para usahawan masih memiliki keterbatasan seperti peralatan yang lebih mumpuni, untuk mengurangi massa waktu produksi. Kedepan, tahun 2020 Dinas Koperasi jalin kerjasama dengan pihak Dinas Infokom untuk hadirkan aplikasi, sebagai ruang promosi bagi para usaha UMKM.

Berbagai upaya Dinas, salah satunya H Yakub sebutkan, bulan lalu dari 25 UMKM ada 16 usahawan pemula dapat bantuan stimulan sebesar Rp 11 juta s/d Rp 12 juta dari Kementerian Koperasi. Itu juga, Kata Kadis sebagai salah satu solusi tambahan modal usaha agar lebih berkembang.

“Untuk yang belum terakomodir, kita lakukan lagi pendekatan kepada per-Bank-kan, lembaga pembiayaan, sebagai solusi permodalan, melalui sosialisasi ini, para pelaku usaha kita harap bisa melihat solusi bagi usahanya,” Pungkas Kadis.

Data dari tahun 2017, jumlah UMKM se – Kota Baubau capai kurang-lebih 8000-an usahawan dengan bermacam jenis produk. Namun hasil investigasi Dinas, diketahui bahwa masyarakat Kota Baubau lebih dominan usahanya pada bidang kuliner.

Sosialisasi ini, ikut dihadiri oleh beberapa narasumber, seperti dari Akademisi UMB, Unidayan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dan seluruh jajaran ASN Dinas Koperasi dan UMKM.

Kontributor : Atul Wolio

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here