Unaaha Koransultra.Com – Menyikapi polemik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe H.Ardin,S. Sos,M.Si didampingi Ketua komisi I DPRD Konawe Benny Setiadi Burhan,SE dan Wakil Ketua Komisi H.Alaudin,SH, Melakukan konfrensi pers terkait kedatangan 49 Warga Negara Asing (WNA) asal china yang marak diperbincangkan.

Dalam Konfrensi Pers nya, ketua DPRD
Konawe H.Ardin, S.Sos, M.Si mengatakan,
Pihak nya selaku perwakilan masyarakat
Kabupaten Konawe, akan menyurati Dirjen
Imigrasi Sulawesi Tenggara agar 49 warga negara (WN) asal Cina yang tiba bandara Haluoleo, hari minggu tanggal 13 Maret 2020 pekan lalu , yang sekarang berada di morosi,untuk segera di deportasi ke negara asalnya.

” Besok kita akan mengirim surat ke Dirjen
Imigrasi Sulawesi Tenggara, Karena yang
mempunyai kewenangan mendeportasi
adalah Dirjen Imigrasi.”Tegasnya,

Dirinya menyampaikan langkah yang diambil DPRD Konawe adalah langkah untuk melindungi masyarakat Kabupaten Konawe ditengah penyebaran virus corona tersebut, sehingga dirinya menilai sesuatu hal yang apapun yang berpotensi menjadi penyebaran virus mematikan tersebut harus segera diambil tindakan tegas termasuk kedatangan ke-49 WNA asal Cina tersebut.

“Jangan hanya dipulangkan ke jakarta saja,
harus di pulangkan kenegaranya,” tegas Ardin.

Dikatakan Warga Negara Asing (WNA) asal tiongkok tersebut masuk ke Morosi sebagai Tenaga Kerja Asing(TKA) telah menyalahi aturan ketenagakerjaan karena hanya mengantongi visa kunjungan.
“Mereka hanya punya visa kunjungan bukan visa tenaga kerja, jadi mereka harus segera dideportasi .”tutupnya.

Kontributor. : Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here